
Lebih Cepat, Pulau Dewata Jadi Target Utama Penanganan Rabies
Kamis, 05/11/2009 02:40 WIB
Jakarta -
Bali menjadi target utama penanganan rabies. Pemerintah menargetkan Bali bebas wabah rabies pada tahun 2012. Target tersebut adalah lebih cepat dari target nasional pada 2015.
"Bali adalah destinasi pariwisata dunia dan strategis bagi ekonomi nasional. Kalau terlambat, dampaknya bisa sampai kemana-mana," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PPLP)
Depkes, Tjandra Yoga Aditama.
Tjandra menyatakannya dalam peringatan Hari Rabies Se-Dunia di
Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu (4/11/2009).
Tjandra mengatakan, wabah rabies di Bali sudah tergolong parah. "Bahkan, Bali telah ditetapkan sebagai KLB Rabies," katanya.
Menurutnya, penyebaran rabies di Bali juga tergolong cepat. Rabies di Bali telah menyebar ke enam daerah, yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli, Karangasem. Tercatat, 14.264 kasus adalah karena gigitan anjing. 15 warga meninggal.
Upaya mempercepat Bali bebas rabies dengan mendirikan Rabies Center yang menyediakan vaksin anti rabies (VAR) untuk manusia di enam wilayah di Bali. Depkes bekerjasama dengan WHO melatih petugas medis rumah sakit, Puskesmas maupun klinik swasta.
Untuk mengatasi rabies, Pemrov Bali juga melakukan eliminasi atau pemusnahan anjing. Tercatat 26.705 ekor anjing dari total populasi anjing di Bali sebanyak 408.673 ekor telah dimusnahkan.
(amd/amd)
"Bali adalah destinasi pariwisata dunia dan strategis bagi ekonomi nasional. Kalau terlambat, dampaknya bisa sampai kemana-mana," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PPLP)
Depkes, Tjandra Yoga Aditama.
Tjandra menyatakannya dalam peringatan Hari Rabies Se-Dunia di
Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu (4/11/2009).
Tjandra mengatakan, wabah rabies di Bali sudah tergolong parah. "Bahkan, Bali telah ditetapkan sebagai KLB Rabies," katanya.
Menurutnya, penyebaran rabies di Bali juga tergolong cepat. Rabies di Bali telah menyebar ke enam daerah, yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli, Karangasem. Tercatat, 14.264 kasus adalah karena gigitan anjing. 15 warga meninggal.
Upaya mempercepat Bali bebas rabies dengan mendirikan Rabies Center yang menyediakan vaksin anti rabies (VAR) untuk manusia di enam wilayah di Bali. Depkes bekerjasama dengan WHO melatih petugas medis rumah sakit, Puskesmas maupun klinik swasta.
Untuk mengatasi rabies, Pemrov Bali juga melakukan eliminasi atau pemusnahan anjing. Tercatat 26.705 ekor anjing dari total populasi anjing di Bali sebanyak 408.673 ekor telah dimusnahkan.
(amd/amd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
613 Komentar
-
505 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

