
Raup Miliaran Rupiah, Penipu Ratusan Calon PNS Ditangkap
Kamis, 05/11/2009 11:54 WIB
Pekanbaru -
Polda Riau menangkap seorang pelaku penipuan terhadap calon PNS. Tersangka berhasil meraup uang miliaran rupiah dari ratusan korbannya.
Informasi yang dihimpun detikcom di Polda Riau, Kamis (5/11/2009), tersangka bernama Yanti (40) hanyalah ibu rumah tangga biasa. Namun dalam kasus ini, tersangka mengaku sebagai pegawai di BPK Perwakilan Riau.
Kepada korbannya, tersangka mengaku biasa mengurus seseorang menjadi PNS. Tersangka biasanya melakukan hal itu menjelang dibukannya lamaran buat PNS di jajaran Pemprov Riau.
Seorang korban, Indra mengaku mengenal Yanti dari temannya yang sama-sama melamar sebagai calon PNS. Untuk keperluan itu, warga Pekanbaru ini diminta menyediakan uang minimal Rp 40 juta. Dana itu akan diberikan kepada sejumlah panitia pelamaran CPNS.
"Karena tergiur, akhirnya saya memberikan uang pangkal Rp 20 juta. Sisanya akan saya bayar menjelang ujian pada akhir bulan ini," kata Indra.
Belakangan, kasus ini terkuak setelah Polda menangkapnya. Kabar ini lantas menyebar ke mana-mana. Dari sinilah semua korban ibu Yanti mulai sadar sudah tertipu.
Sumber Polda Riau menyebut, korbannya lebih dari 500 orang. Rata-rata seluruhnya sudah membayar kepada tersangka. Jumlah uang hasil penipuan ini diperkiarakan mencapai miliaran rupiah.
Tersangka sendiri ditangkap Polda Riau, Rabu (4/11/2009) di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Tersangka diperkirakan akan pergi ke Jakarta untuk menikmati hasil penipuannya.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli membenarkan adanya penangkapan terhadap penipu calon PNS. "Tersangka kini masih dalam proses penyidikan," kata Zulkifli.
(cha/djo)
Informasi yang dihimpun detikcom di Polda Riau, Kamis (5/11/2009), tersangka bernama Yanti (40) hanyalah ibu rumah tangga biasa. Namun dalam kasus ini, tersangka mengaku sebagai pegawai di BPK Perwakilan Riau.
Kepada korbannya, tersangka mengaku biasa mengurus seseorang menjadi PNS. Tersangka biasanya melakukan hal itu menjelang dibukannya lamaran buat PNS di jajaran Pemprov Riau.
Seorang korban, Indra mengaku mengenal Yanti dari temannya yang sama-sama melamar sebagai calon PNS. Untuk keperluan itu, warga Pekanbaru ini diminta menyediakan uang minimal Rp 40 juta. Dana itu akan diberikan kepada sejumlah panitia pelamaran CPNS.
"Karena tergiur, akhirnya saya memberikan uang pangkal Rp 20 juta. Sisanya akan saya bayar menjelang ujian pada akhir bulan ini," kata Indra.
Belakangan, kasus ini terkuak setelah Polda menangkapnya. Kabar ini lantas menyebar ke mana-mana. Dari sinilah semua korban ibu Yanti mulai sadar sudah tertipu.
Sumber Polda Riau menyebut, korbannya lebih dari 500 orang. Rata-rata seluruhnya sudah membayar kepada tersangka. Jumlah uang hasil penipuan ini diperkiarakan mencapai miliaran rupiah.
Tersangka sendiri ditangkap Polda Riau, Rabu (4/11/2009) di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Tersangka diperkirakan akan pergi ke Jakarta untuk menikmati hasil penipuannya.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli membenarkan adanya penangkapan terhadap penipu calon PNS. "Tersangka kini masih dalam proses penyidikan," kata Zulkifli.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
607 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

