
Tengil di FB, Evan Brimob Dilaporkan ke Kompolnas
Kamis, 05/11/2009 13:14 WIB
Jakarta -
Evan Brimob, salah satu akun di facebook (FB), membuat gempar. Pemilik akun ini menampilkan foto profil dengan foto seseorang mengenakan baret biru dan seragam Brimob. Dia menulis status yang menyeramkan! Dia pun dilaporkan ke Komisi Polisi Nasional (Kompolnas).
Entah apakah Evan Brimob memang anggota Brimob atau tidak. Yang jelas, di komentar-komentar FB, dia menantang para komentator. Komentar di FB Evan Brimob sangat ramai gara-gara dia menulis status: "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..".
Si pelapor Evan Brimob ke Kompolnas adalah Wawan, warga Catur Tunggal, Sleman. Dia melapor ke Kompolnas dengan mengisi formulir yang disediakan Kompolnas tertanggal 5 November 2009. Wawan mengirimkan formulir pengaduan yang diisinya itu ke redaksi detikcom , Kamis (5/11/2009).
Saat menulis kesatuan yang dilaporkan ke Kompolnas, Wawan menulis: Sat Brimob Polda Sumsel. Apakah Evan Brimob adalah benar anggota polisi dari Brimob Polda Sumsel? Entahlah. Namun, di profilnya, Evan Brimob mengaku bertugas di Sat Brimob Polda Sumsel.
Yang jelas, Wawan menulis dalam kolon 'Bentuk Perbuatan', sebagai berikut: "Membuat pernyataan yang melecehkan masyarakat dan beropini negatif tentang masyarakat, secara tidak langsung membuat pernyataan yang provokatif dan bisa memperkeruh isu-isu tentang KPK dan Polri di situs jejaring social facebook." Dia juga memberikan link di sebuah situs forum yang meramaikan tentang hal itu.
Di FB, Evan Brimob mendapat banyak komentar yang sangat banyak oleh para pemilik akun FB yang menjadi 'friend'-nya. Mereka mengomentari status Evan Brimob yang bertuliskan: "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..".
Salah seorang pengguna FB yang berkomentar adalah Yudhistira Lembang. Dia merespons dengan kalimat sebagai berikut: Lo digaji masyarakat lewat pajak, dodol. Jangan bilang polisi gak butuh masyarakat. Klo lo ga butuh masyarakat, lo tinggal di hutan saja sama monyet."
Pemilik akun lain, Maquin Spanish berkomentar: "Evan, katanya saya bisa melakukan pengaduan kalau ada tindakan polisi yang merugikan masyarakat. Oleh sebab itu, saya akan tulisan kamu ini di pengaduan saya di web kepolisian. "
Evan Brimob kemudian menimpali: "Maquis, kamu mengerti apa masalah hukum. kamu tuh gak lebih dari kumpulan orang2 yg gak berguna. Mungkin cinta kamu pernah ditolak oleh polisi ya. Ya iyalah mana mau polisi sama orang yg gak penting kayak lo.."
Berbalas komentar antara Evan Brimob dengan pemilik akun FB lainnya kemudian dipindahkan ke forum dan didistribusikan ke banyak mailing list. Dan kasus Evan Brimob ini seakan meledak. Dia pun menerima banyak hujatan.
Di FB sendiri sudah muncul fan: Arogansi Evan Brimob Indonesia. Saat ini sudah lebih 300 orang yang bergabung. Juga ada akun FB tandingan bernama 'Evan Brimob Asu' dengan foto profil Evan Brimob yang diplesetkan.
Terhadap para lawannya, di salah komentarnya, Evan Brimob menulis sebagai berikut: "oh silakan2, satu jengkal pun saya tidak akan mundur. Jangan tidak ya... saya tunggu. Kalau tidak, berarti Anda yg perkarakan dengan hukum." (asy/nrl)
Entah apakah Evan Brimob memang anggota Brimob atau tidak. Yang jelas, di komentar-komentar FB, dia menantang para komentator. Komentar di FB Evan Brimob sangat ramai gara-gara dia menulis status: "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..".
Si pelapor Evan Brimob ke Kompolnas adalah Wawan, warga Catur Tunggal, Sleman. Dia melapor ke Kompolnas dengan mengisi formulir yang disediakan Kompolnas tertanggal 5 November 2009. Wawan mengirimkan formulir pengaduan yang diisinya itu ke redaksi detikcom , Kamis (5/11/2009).
Saat menulis kesatuan yang dilaporkan ke Kompolnas, Wawan menulis: Sat Brimob Polda Sumsel. Apakah Evan Brimob adalah benar anggota polisi dari Brimob Polda Sumsel? Entahlah. Namun, di profilnya, Evan Brimob mengaku bertugas di Sat Brimob Polda Sumsel.
Yang jelas, Wawan menulis dalam kolon 'Bentuk Perbuatan', sebagai berikut: "Membuat pernyataan yang melecehkan masyarakat dan beropini negatif tentang masyarakat, secara tidak langsung membuat pernyataan yang provokatif dan bisa memperkeruh isu-isu tentang KPK dan Polri di situs jejaring social facebook." Dia juga memberikan link di sebuah situs forum yang meramaikan tentang hal itu.
Di FB, Evan Brimob mendapat banyak komentar yang sangat banyak oleh para pemilik akun FB yang menjadi 'friend'-nya. Mereka mengomentari status Evan Brimob yang bertuliskan: "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..".
Salah seorang pengguna FB yang berkomentar adalah Yudhistira Lembang. Dia merespons dengan kalimat sebagai berikut: Lo digaji masyarakat lewat pajak, dodol. Jangan bilang polisi gak butuh masyarakat. Klo lo ga butuh masyarakat, lo tinggal di hutan saja sama monyet."
Pemilik akun lain, Maquin Spanish berkomentar: "Evan, katanya saya bisa melakukan pengaduan kalau ada tindakan polisi yang merugikan masyarakat. Oleh sebab itu, saya akan tulisan kamu ini di pengaduan saya di web kepolisian. "
Evan Brimob kemudian menimpali: "Maquis, kamu mengerti apa masalah hukum. kamu tuh gak lebih dari kumpulan orang2 yg gak berguna. Mungkin cinta kamu pernah ditolak oleh polisi ya. Ya iyalah mana mau polisi sama orang yg gak penting kayak lo.."
Berbalas komentar antara Evan Brimob dengan pemilik akun FB lainnya kemudian dipindahkan ke forum dan didistribusikan ke banyak mailing list. Dan kasus Evan Brimob ini seakan meledak. Dia pun menerima banyak hujatan.
Di FB sendiri sudah muncul fan: Arogansi Evan Brimob Indonesia. Saat ini sudah lebih 300 orang yang bergabung. Juga ada akun FB tandingan bernama 'Evan Brimob Asu' dengan foto profil Evan Brimob yang diplesetkan.
Terhadap para lawannya, di salah komentarnya, Evan Brimob menulis sebagai berikut: "oh silakan2, satu jengkal pun saya tidak akan mundur. Jangan tidak ya... saya tunggu. Kalau tidak, berarti Anda yg perkarakan dengan hukum." (asy/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 20:53 WIB
SBY Ingatkan Peserta Pemilukada NAD Tak Ganggu Ketertiban
-
Senin, 13/02/2012 20:39 WIB
SBY Tegaskan Tak Ada Kepentingan Pribadi di Balik Pesawat Kepresidenan
-
Senin, 13/02/2012 20:26 WIB
Nazaruddin Dipecat Setelah SBY Marah
-
Senin, 13/02/2012 19:57 WIB
Kecelakaan Beruntun di Tol Cikampek, Lalin ke Jakarta Macet 6 Km
-
Senin, 13/02/2012 19:52 WIB
Jadi Pengacara Rosa, Mantan Pengacara Bibit-Chandra Siap Buka-bukaan
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 19:26 WIB
Penghina Nabi Muhammad Terancam Dipancung Atas Penghujatan Agama
-
Senin, 13/02/2012 19:57 WIB
Kecelakaan Beruntun di Tol Cikampek, Lalin ke Jakarta Macet 6 Km
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
654 Komentar
-
537 Komentar
-
445 Komentar
-
388 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

