Pembunuhan Jurnalis Bali
Susrama Desak Buruh Bangunan Tutupi Pembunuhan
Kamis, 05/11/2009 18:53 WIB
Denpasar -
Terdakwa Nyoman Susrama yang diduga membunuh wartawan Radar Bali Anak Angung Narendra Prabangsa makin terdesak dalam persidangan. Terungkap, ia mendesak para buruh bangunan berbohong tidak mengetahui kasus pembunuhan.
Rencana Susrama tersebut terungkap pada persidangan di PN Denpasar, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (5/11/2009). Persidangan tersebut beragenda mendengarkan keterangan para saksi.
Saksi Nengah Mercadana, mandor bangunan rumah Susrama serta tukang bangunan Nyoman Rajin mengaku dipaksa menyusun rekayasa menutupi kasus pembunuhan tersebut. "Saya diminta pengacara Pak Susrama agar mengaku pada 11 Februari 2009, saat terbunuhnya Prabangsa, masih bekerja. Padahal hari itu saya libur atas perintah Susrama," katanya di persidangan.
Rencana menutupi kasus pembunuhan itu digelar pada Mei 2009 di rumah Bupati Bangli Nengah Arnawa, yang juga kakak Susrama. Pertemuan itu, dihadiri lima tukang bangunan serta enam pengacara Susrama.
Kesaksian Mercadana tersebut, membuat tim kuasa hukum Susrama gerah. Pengacara terdakwa I Nyoamn Wisnu mendesak Mercadana bersumpah dan menunjukkan siapa yang memintanya menutupi kasus pembunuhan tersebut. Mercadana pun bersaksi kepada majelis hakim, permintaan menutupi pembunuhan itu datang dari keenam pengacara Susrama.
Namun kesaksian tersebut dibantah Pengacara Susrama. Suryadharma berkilah bahwa pertemuan itu hanya membuat pernyataan tukang bangunan dianggap tetap bekerja pada tanggal 11 Februari meskipun pekerjaan telah selesai.
Prabangsa dibunuh di rumah Susrama di Banjar Petak, Desa Bebalang, Bangli. Mayat korban dibuang dan ditemukan mengambang di laut pada 16 Februari 2009.
(gds/djo)
Rencana Susrama tersebut terungkap pada persidangan di PN Denpasar, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (5/11/2009). Persidangan tersebut beragenda mendengarkan keterangan para saksi.
Saksi Nengah Mercadana, mandor bangunan rumah Susrama serta tukang bangunan Nyoman Rajin mengaku dipaksa menyusun rekayasa menutupi kasus pembunuhan tersebut. "Saya diminta pengacara Pak Susrama agar mengaku pada 11 Februari 2009, saat terbunuhnya Prabangsa, masih bekerja. Padahal hari itu saya libur atas perintah Susrama," katanya di persidangan.
Rencana menutupi kasus pembunuhan itu digelar pada Mei 2009 di rumah Bupati Bangli Nengah Arnawa, yang juga kakak Susrama. Pertemuan itu, dihadiri lima tukang bangunan serta enam pengacara Susrama.
Kesaksian Mercadana tersebut, membuat tim kuasa hukum Susrama gerah. Pengacara terdakwa I Nyoamn Wisnu mendesak Mercadana bersumpah dan menunjukkan siapa yang memintanya menutupi kasus pembunuhan tersebut. Mercadana pun bersaksi kepada majelis hakim, permintaan menutupi pembunuhan itu datang dari keenam pengacara Susrama.
Namun kesaksian tersebut dibantah Pengacara Susrama. Suryadharma berkilah bahwa pertemuan itu hanya membuat pernyataan tukang bangunan dianggap tetap bekerja pada tanggal 11 Februari meskipun pekerjaan telah selesai.
Prabangsa dibunuh di rumah Susrama di Banjar Petak, Desa Bebalang, Bangli. Mayat korban dibuang dan ditemukan mengambang di laut pada 16 Februari 2009.
(gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
Minggu, 12/02/2012 20:25 WIB
Laporan dari Brussel
Tawaran Pendidikan dari K.U. Leuven, Belgia
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:29 WIB
Menkum Ham: Kunjungan Pengacara Kepada Kliennya di Tahanan Harus Diatur
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
590 Komentar
-
481 Komentar
-
382 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

