Raker Komisi III-Kapolri
DPR Tak Serius, Tak Ada yang Berarti Kecuali Air Mata Susno
Jumat, 06/11/2009 10:51 WIB
Jakarta -
Raker Komisi III (Komisi Hukum) dengan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) mengundang kekecewaan besar. DPR dianggap tidak serius menanyakan permasalahan yang bersifat substansif. Sementara Polri terkesan hanya mengulang jawaban yang sudah ada.
"Tidak ada yang berarti, kecuali air mata (Komjen Pol Susno Suadji). Banyak yang sebenarnya bisa dikejar ke BHD. Semua berlawanan dengan fakta yang dikatakan KPK," kritik Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM Zaenal Arifin Mochtar pada detikcom, Jumat (6/11/2009).
Zaenal menganggap pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan komisi III bersifat remeh temeh dan tidak memiliki substansi. "Malah ada yang aneh. Sebenarnya kalau DPR bisa jeli, bisa kejar Kapolri," katanya.
Satu-satunya anggota Dewan yang pertanyaannya cukup menarik adalah Gayus Lumbuun. "Itu yang agak menggelitik. Dia kan tanya ini perkara suap, tapi kok penyuapnya tidak dikejar dan hanya yang disuap (Bibit dan Chandra) saja? BHD tidak bisa menjawabnya," jelasnya.
Sementara jawaban Kapolri pun dinilai tidak ada yang baru. Ia menilai aneh, pernyataan Kapolri yang menyebut MSK menerima suap tapi tidak ditangkap.
Kapolri yang menyebut memiliki bukti pimpinan KPK sering di Pasar Festival terkait penyerahan uang suap dari Anggodo Widjojo, pun bagi Zaenal sangat lucu.
"Misal ada mobil pimpinan KPK masuk berkali-kali ke Pasar Festival, wajar sajalah kantor KPK kan dekat situ. Bisa jadi mereka sedang belanja juga. Terus ketika dicek tidak ada penyerahan uang," analisa Zaenal.
(amd/iy)
"Tidak ada yang berarti, kecuali air mata (Komjen Pol Susno Suadji). Banyak yang sebenarnya bisa dikejar ke BHD. Semua berlawanan dengan fakta yang dikatakan KPK," kritik Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM Zaenal Arifin Mochtar pada detikcom, Jumat (6/11/2009).
Zaenal menganggap pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan komisi III bersifat remeh temeh dan tidak memiliki substansi. "Malah ada yang aneh. Sebenarnya kalau DPR bisa jeli, bisa kejar Kapolri," katanya.
Satu-satunya anggota Dewan yang pertanyaannya cukup menarik adalah Gayus Lumbuun. "Itu yang agak menggelitik. Dia kan tanya ini perkara suap, tapi kok penyuapnya tidak dikejar dan hanya yang disuap (Bibit dan Chandra) saja? BHD tidak bisa menjawabnya," jelasnya.
Sementara jawaban Kapolri pun dinilai tidak ada yang baru. Ia menilai aneh, pernyataan Kapolri yang menyebut MSK menerima suap tapi tidak ditangkap.
Kapolri yang menyebut memiliki bukti pimpinan KPK sering di Pasar Festival terkait penyerahan uang suap dari Anggodo Widjojo, pun bagi Zaenal sangat lucu.
"Misal ada mobil pimpinan KPK masuk berkali-kali ke Pasar Festival, wajar sajalah kantor KPK kan dekat situ. Bisa jadi mereka sedang belanja juga. Terus ketika dicek tidak ada penyerahan uang," analisa Zaenal.
(amd/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 12:11 WIB
Nashir Bertameng Komisi III DPR untuk Jenguk Nazaruddin Tengah Malam
-
Kamis, 09/02/2012 12:10 WIB
PT KAI Siap Perbaiki Mesin Kartu Commet yang Rusak
-
Kamis, 09/02/2012 11:51 WIB
Keliling Kampus, Mahasiswa ISI Yogya Tolak Ganti Nama Jadi ISBI
-
Kamis, 09/02/2012 11:49 WIB
Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nasir, dan Pengacara Rosa di Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 11:41 WIB
Khawatir Digusur, Warga Puri Intan Tangerang Ajak FBR Berjaga
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 10:45 WIB
Ditegur BK DPR, Ruhut: Rumah Tangga Gue Itu Paling Bahagia
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 11:29 WIB
Astaga! MA Bebaskan Terdakwa Korupsi Kuburan Lebak Bulus Rp 27 M
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

