DPD Minta SBY Copot Kapolri dan Jaksa Agung
Jumat, 06/11/2009 14:34 WIB
Jakarta -
Ketua Tim Perumus Undang-Undang dari DPD Wayan Sudirta mengungkapkan kekecewaanya kepada dua pucuk pimpinan lembaga hukum, Kapolri dan Jaksa Agung. Agar masalah ini tak berlanjut, SBY diminta mencopot Kapolri dan Jaksa Agung.
"Sekarang ketemu momentumnya. SBY harus berani menindak tegas dan berani mengganti Jaksa Agung dan Kapolri," kata Wayan dalam dialog bertajuk 'Solusi Kisruh KPK, Polri, dan Century Pasca Rekaman Diperdengarkan' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Wayan mempertanyakan alasan apa yang ditunggu SBY untuk mengganti Kapolri dan Jaksa Agung.
Menurutnya, SBY sudah berada di jalur yang tepat sampai saat ini. "Apa sulitnya SBY mengganti Jaksa Agung dan Kapolri. SBY yang baik ini apa salahnya kalau mengganti Kapolri dan Jaksa Agung," ujar Wayan.
Sekalipun Kapolri dan Jaksa Agung cukup berprestasi, menurut Wayan, itu bukan ukuran yang perlu dipertimbangkan. Tentu penilaian harus proporsional dengan situasi negara. "SBY harus jeli, terlepas Kapolri berbakti di pemberantasan terorisme," ungkap Wayan.
Kondisi di daerah menurut Wayan sudah sangat parah. Dalam hal ini SBY harus konsisten dengan semangat memberantas mafia hukum. "Banyak makelar kasus di daerah-daerah. Orang kaya bisa jatuh miskin karena makelar kasus," keluh Wayan.
"Pilihan SBY sekarang adalah harmonisasi di kalangan pemerintahan, jika tidak mau menghadapi sikap masyarakat," imbuh Wayan.
(van/yid)
"Sekarang ketemu momentumnya. SBY harus berani menindak tegas dan berani mengganti Jaksa Agung dan Kapolri," kata Wayan dalam dialog bertajuk 'Solusi Kisruh KPK, Polri, dan Century Pasca Rekaman Diperdengarkan' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Wayan mempertanyakan alasan apa yang ditunggu SBY untuk mengganti Kapolri dan Jaksa Agung.
Menurutnya, SBY sudah berada di jalur yang tepat sampai saat ini. "Apa sulitnya SBY mengganti Jaksa Agung dan Kapolri. SBY yang baik ini apa salahnya kalau mengganti Kapolri dan Jaksa Agung," ujar Wayan.
Sekalipun Kapolri dan Jaksa Agung cukup berprestasi, menurut Wayan, itu bukan ukuran yang perlu dipertimbangkan. Tentu penilaian harus proporsional dengan situasi negara. "SBY harus jeli, terlepas Kapolri berbakti di pemberantasan terorisme," ungkap Wayan.
Kondisi di daerah menurut Wayan sudah sangat parah. Dalam hal ini SBY harus konsisten dengan semangat memberantas mafia hukum. "Banyak makelar kasus di daerah-daerah. Orang kaya bisa jatuh miskin karena makelar kasus," keluh Wayan.
"Pilihan SBY sekarang adalah harmonisasi di kalangan pemerintahan, jika tidak mau menghadapi sikap masyarakat," imbuh Wayan.
(van/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Minggu, 12/02/2012 23:14 WIB
KPUD Tutup Masa Penyerahan Bukti Dukungan Calon Independen Pilgub DKI
-
Minggu, 12/02/2012 22:11 WIB
Langkah-langkah Kemenkum HAM Dalam Perbaikan Sistem di Lapas dan Rutan
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
593 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
204 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

