
Pengacara Chandra-Bibit: Polisi Lakukan Lompatan Logika
Jumat, 06/11/2009 16:01 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -
Tim kuasa hukum Chandra M Hamzah dan Bibit S Riyanto menyangkal kliennya menerima uang dari Ari Muladi di Pasar Festival. Polri telah melakukan lompatan logika dalam mengambil sebuah kesimpulan.
"Ini lompatan logika yang tidak bertanggung jawab," ujar anggota tim kuasa hukum Bibit dan Chandra, Alexander Laay, dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Alex mengatakan bukti tiket parkir yang dijadikan sebagai dasar Chandra ada di Pasar Festival tidak pada tempatnya. Padahal banyak kemungkinan yang datang ke Pasar Festival bukan Chandra meskipun dengan menumpang mobil KPK.
"Pasar Festival di Kuningan, jalannya satu arah ke sana dari gedung KPK. Mobil KPK banyak. Pegawai KPK juga banyak. Kalau ada satu atau 2 orang pegawai KPK yang ke sana, apa bisa disimpulkan Pak Chandra dan Pak Bibit menerima uang di sana," paparnya.
Chandra pun menegaskan tidak kenal dengan Ari Muladi. Satu-satunya uang yang diterimanya hanya dari negara.
" Menerima uang dari manapun nggak pernah. Saya hanya terima uang dari negara. Penghasilan satu-satunya dari negara. Begitu juga dengan Pak Bibit," kata Chandra dalam kesempatan yang sama.
Dalam pemaparannya, polisi mengklaim sudah memegang bukti fisik adanya penyuapan dari Ari kepada Bibit-Chandra. Bukti itu yaitu tiket parkir mobil para tersangka saat di Bellagio, dan Pasar Festival. Bellagio sebanyak 3 kali selama Juli-Agustus dan Pasar Festival 5 kali selama Agustus.
Dalam pertemuan itu, Bibit-Chandra dan penyidik KPK lainnya saat ke lokasi pertemuan menggunakan mobil dinas KPK.
(gah/iy)
"Ini lompatan logika yang tidak bertanggung jawab," ujar anggota tim kuasa hukum Bibit dan Chandra, Alexander Laay, dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Alex mengatakan bukti tiket parkir yang dijadikan sebagai dasar Chandra ada di Pasar Festival tidak pada tempatnya. Padahal banyak kemungkinan yang datang ke Pasar Festival bukan Chandra meskipun dengan menumpang mobil KPK.
"Pasar Festival di Kuningan, jalannya satu arah ke sana dari gedung KPK. Mobil KPK banyak. Pegawai KPK juga banyak. Kalau ada satu atau 2 orang pegawai KPK yang ke sana, apa bisa disimpulkan Pak Chandra dan Pak Bibit menerima uang di sana," paparnya.
Chandra pun menegaskan tidak kenal dengan Ari Muladi. Satu-satunya uang yang diterimanya hanya dari negara.
" Menerima uang dari manapun nggak pernah. Saya hanya terima uang dari negara. Penghasilan satu-satunya dari negara. Begitu juga dengan Pak Bibit," kata Chandra dalam kesempatan yang sama.
Dalam pemaparannya, polisi mengklaim sudah memegang bukti fisik adanya penyuapan dari Ari kepada Bibit-Chandra. Bukti itu yaitu tiket parkir mobil para tersangka saat di Bellagio, dan Pasar Festival. Bellagio sebanyak 3 kali selama Juli-Agustus dan Pasar Festival 5 kali selama Agustus.
Dalam pertemuan itu, Bibit-Chandra dan penyidik KPK lainnya saat ke lokasi pertemuan menggunakan mobil dinas KPK.
(gah/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:59 WIB
Soal Penuntasan Kasus Munir, SBY Serahkan ke MA
-
Senin, 13/02/2012 21:45 WIB
SBY: Pemerintah Dukung Proses Hukum Century, Tak Bawa ke Politik
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 20:47 WIB
Keluarga Nasrudin: Hanya Mukjizat yang Bisa Bebaskan Antasari
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
603 Komentar
-
513 Komentar
-
443 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 598.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

