'Indonesia Tidak Butuh Evan Bencong' Muncul di Situs Polri
Sabtu, 07/11/2009 05:45 WIB
Jakarta -
Jika akun Facebook milik Evan Brimob mengejutkan banyak orang dengan statement-nya soal cicak, di situs polri juga muncul posting yang cukup mengagetkan. Di situs itu terpasang foto Evan disertai tulisan 'SAMPAH MASYARAKAT=EVAN BRIMOB' dan 'INDONESIA TIDAK BUTUH EVAN BENCONG.'
Dari pantauan detikcom, Sabtu (7/11/2009) pukul 05.30 WIB, foto berserta tulisan itu muncul di situs resmi Polri, yakni www.polri.go.id , di bagian regular news. Di situ tercatat posting dilakukan oleh Wawan Hermansyah tanggal 6 Oktober 2009 pukul 21.01 WIB.
Di bawah foto Evan yang persis seperti foto di Facebook itu terdapat link berita berjudul 'Klarifikasi Kapolri terhadap penanganan dua Pimpinan KPK non-aktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.' Sementara di sebelah kanan foto terpampang foto-foto para buronan polisi yang muncul secara bergantian.
Akun Facebook Evan Brimob sempat menimbulkan kontroversi karena isinya yang provokatif. Dalam statusnya, Evan menulis "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil.."
Perbuatan Evan itu menimbulkan masalah. Warga Catur Tunggal, Sleman, DIY, bernama Wawan melaporkan Evan ke Kompolnas pada tanggal 5 November 2009. Dia menuding Evan telah 'membuat pernyataan yang melecehkan masyarakat dan beropini negatif tentang masyarakat, secara tidak langsung membuat pernyataan yang provokatif dan bisa memperkeruh isu-isu tentang KPK dan Polri di situs jejaring social facebook.'
Mabes Polri pun merasa perlu meminta maaf pada masyarakat atas aksi provokatif Evan Brimob yang menggemparkan dunia maya ini. Evan Brimob juga terancam dikenai sanksi internal.
"Secara tulus kita juga menyampaikan permohonan maaf atas perilaku tidak pada tempatnya yang dia tulis di Facebook," kata Wakadiv Humas Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Mabes Polri, Jumat (6/11/2009).
Evan telah diperiksa atasannya karena perbuatannya itu. Hukuman yang dijatuhkan bisa berupa sanksi internal kepolisian. "Ya kalau hasil pemeriksaan dia melanggar disiplin, ya kita tegakkan disiplin," jelas Sulistyo.
Evan Brimob sudah menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan secara kedinasan. "Dari Polda Sumsel juga sudah mengambil langkah. Yang pertama yang bersangkutan sudah minta maaf atas nama pribadi dia," ujar Sulistiyo. (sho/sho)
Dari pantauan detikcom, Sabtu (7/11/2009) pukul 05.30 WIB, foto berserta tulisan itu muncul di situs resmi Polri, yakni www.polri.go.id , di bagian regular news. Di situ tercatat posting dilakukan oleh Wawan Hermansyah tanggal 6 Oktober 2009 pukul 21.01 WIB.
Di bawah foto Evan yang persis seperti foto di Facebook itu terdapat link berita berjudul 'Klarifikasi Kapolri terhadap penanganan dua Pimpinan KPK non-aktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.' Sementara di sebelah kanan foto terpampang foto-foto para buronan polisi yang muncul secara bergantian.
Akun Facebook Evan Brimob sempat menimbulkan kontroversi karena isinya yang provokatif. Dalam statusnya, Evan menulis "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil.."
Perbuatan Evan itu menimbulkan masalah. Warga Catur Tunggal, Sleman, DIY, bernama Wawan melaporkan Evan ke Kompolnas pada tanggal 5 November 2009. Dia menuding Evan telah 'membuat pernyataan yang melecehkan masyarakat dan beropini negatif tentang masyarakat, secara tidak langsung membuat pernyataan yang provokatif dan bisa memperkeruh isu-isu tentang KPK dan Polri di situs jejaring social facebook.'
Mabes Polri pun merasa perlu meminta maaf pada masyarakat atas aksi provokatif Evan Brimob yang menggemparkan dunia maya ini. Evan Brimob juga terancam dikenai sanksi internal.
"Secara tulus kita juga menyampaikan permohonan maaf atas perilaku tidak pada tempatnya yang dia tulis di Facebook," kata Wakadiv Humas Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Mabes Polri, Jumat (6/11/2009).
Evan telah diperiksa atasannya karena perbuatannya itu. Hukuman yang dijatuhkan bisa berupa sanksi internal kepolisian. "Ya kalau hasil pemeriksaan dia melanggar disiplin, ya kita tegakkan disiplin," jelas Sulistyo.
Evan Brimob sudah menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan secara kedinasan. "Dari Polda Sumsel juga sudah mengambil langkah. Yang pertama yang bersangkutan sudah minta maaf atas nama pribadi dia," ujar Sulistiyo. (sho/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 10:46 WIB
DPP PD Keluarkan SK Pemecatan Angie Pekan Ini
-
Senin, 13/02/2012 10:41 WIB
Nazaruddin Jadi Tersangka Pencucian Uang Pembelian Saham Garuda
-
Senin, 13/02/2012 10:38 WIB
Kasus Antasari Azhar, MA Batalkan 8 Poin Kode Etik Hakim
-
Senin, 13/02/2012 10:38 WIB
7 Jam Berlalu, Kebakaran Pabrik Plastik di Kapuk Belum Padam
-
Senin, 13/02/2012 10:36 WIB
Amir Syamsuddin Cabut Kartu Akses Komisi III DPR
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 09:38 WIB
DPP PD Gelar Pleno Pemecatan Angelina Sondakh Pekan Ini
-
Senin, 13/02/2012 09:13 WIB
Keluarga Tersangka Geng Cewek Bali Bakal Minta Maaf ke Orang Tua Korban
-
Senin, 13/02/2012 09:29 WIB
KPK Tingkatkan Kasus Pembelian Saham Garuda oleh Nazaruddin ke Penyidikan
-
611 Komentar
-
512 Komentar
-
385 Komentar
-
339 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

