
Rapat Komisi III - Kapolri
Bak Pemberian Panggung Bicara untuk Teman, Bukan Rapat Kerja
Sabtu, 07/11/2009 12:55 WIB
Jakarta -
Rapat Komisi III dengan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri beberapa waktu lalu dinilai hanya sebuah panggung untuk bicara searah saja. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak punya amunisi banyak pertanyaan kepada Kapolri.
"Kemarin kan yang terjadi seperti komunikasi searah, dan anggota DPR kan cuma tepuk tangan. Semacam pemberian panggung kepada teman supaya mendapatkan panggung untuk bicara," ujar sosiolog dari UI Thamrin Amal Tomagola di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (7/11/2009).
Thamrin mengatakan, seharusnya anggota DPR dibekali dengan latar belakang informasi yang banyak sehingga punya amunisi untuk bertanya kepada Kapolri.
"Karena DPR merasa keteteran dengan MK (Mahkamah Konstitusi)," katanya.
Menurut Thamrin, DPR terkesan berkompetisi dengan MK karena selama ini MK terus mengambil pusat perhatian. Rapat kerja itu pun bernilai minus.
"Anggota DPR kan dipilih untuk mengawasi pemerintah. Polri juga masuk dalam bagian pemerintah," imbuhnya.
Thamrin menambahkan, DPR merupakan salah satu lembaga warisan Orde Baru selain Polri dan Kejaksaan. Sehingga DPR harus direformasi total.
"Kemarin berhadapan dengan produk reformasi (KPK). Ya begitu jadinya/ Polri memang sudah mulai (reformasi) tapi baru sebagian. Sedangkan Kejagung dan DPR belum sama sekali," tukas Thamrin.
(gus/nwk)
"Kemarin kan yang terjadi seperti komunikasi searah, dan anggota DPR kan cuma tepuk tangan. Semacam pemberian panggung kepada teman supaya mendapatkan panggung untuk bicara," ujar sosiolog dari UI Thamrin Amal Tomagola di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (7/11/2009).
Thamrin mengatakan, seharusnya anggota DPR dibekali dengan latar belakang informasi yang banyak sehingga punya amunisi untuk bertanya kepada Kapolri.
"Karena DPR merasa keteteran dengan MK (Mahkamah Konstitusi)," katanya.
Menurut Thamrin, DPR terkesan berkompetisi dengan MK karena selama ini MK terus mengambil pusat perhatian. Rapat kerja itu pun bernilai minus.
"Anggota DPR kan dipilih untuk mengawasi pemerintah. Polri juga masuk dalam bagian pemerintah," imbuhnya.
Thamrin menambahkan, DPR merupakan salah satu lembaga warisan Orde Baru selain Polri dan Kejaksaan. Sehingga DPR harus direformasi total.
"Kemarin berhadapan dengan produk reformasi (KPK). Ya begitu jadinya/ Polri memang sudah mulai (reformasi) tapi baru sebagian. Sedangkan Kejagung dan DPR belum sama sekali," tukas Thamrin.
(gus/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
611 Komentar
-
502 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

