Bullying di SMAN 82
Alumnus : Dari Menunduk Hingga Jongkok di Kantin
Sabtu, 07/11/2009 17:07 WIB
Korban (Foto: Andi Saputra/ detikcom)
Jakarta -
Bullying di SMAN 82 Kebayoran Baru, tak hanya dalam bentuk kekerasan fisik. Senior juga melakukan bullying dalam bentuk kekerasan psikologi dan tekanan mental lainya.
"Waktu saya, di depan anak kelas 3 harus menunduk. Juga tidak boleh menatap," ujar Arinda, alumnus SMAN 82 angkatan 2001 saat dihubungi detikcom, Sabtu, (7/11/2009).
Arinda yang tinggal di daerah Kebayoran Lama ini mengakui jika melintas di depan jalur kelas 3 harus izin. Itupun tak sembarangan orang dapat melintasinya. "Apalagi saya cewek yang paling tinggi di angkatan saya. Pasti disuruh terus menunduk. Bahkan, suatu hari ketika di kantin, saya sempat disuruh jongkok," tambahnya.
Tingkat keparahan praktek bullying sebelum menimpa Ade Fauzan Mahfuza pernah terjadi era 2002. Saat itu ada siswi yang di corat-coret mukanya dengan spidol dan dilaporkan ke kepolisian. Pada era tersebut, junior yang membawa mobil harus parkir jauh-jauh dari sekolah.
"Kalau sampai melanggar aturan senior, kita di toyor-toyor, bisa juga disidang dengan dikata-katain yang menyakitkan," ujar alumni Unpad Bandung ini.
Arinda mengakui jika pihak sekolah sebenarnya tahu praktek ini. "Tapi kami tak berani melapor karena akan semakin digencet oleh senior. Dan belum pernah ada yang lapor ke guru. Memang biasanya, eksekusi bullying di taman depan sekolah atau biasa disebut Wartam (warung taman)," pungkas Arinda yang telah bekerja di sebuah bank BUMN tersebut.
(asp/gah)
"Waktu saya, di depan anak kelas 3 harus menunduk. Juga tidak boleh menatap," ujar Arinda, alumnus SMAN 82 angkatan 2001 saat dihubungi detikcom, Sabtu, (7/11/2009).
Arinda yang tinggal di daerah Kebayoran Lama ini mengakui jika melintas di depan jalur kelas 3 harus izin. Itupun tak sembarangan orang dapat melintasinya. "Apalagi saya cewek yang paling tinggi di angkatan saya. Pasti disuruh terus menunduk. Bahkan, suatu hari ketika di kantin, saya sempat disuruh jongkok," tambahnya.
Tingkat keparahan praktek bullying sebelum menimpa Ade Fauzan Mahfuza pernah terjadi era 2002. Saat itu ada siswi yang di corat-coret mukanya dengan spidol dan dilaporkan ke kepolisian. Pada era tersebut, junior yang membawa mobil harus parkir jauh-jauh dari sekolah.
"Kalau sampai melanggar aturan senior, kita di toyor-toyor, bisa juga disidang dengan dikata-katain yang menyakitkan," ujar alumni Unpad Bandung ini.
Arinda mengakui jika pihak sekolah sebenarnya tahu praktek ini. "Tapi kami tak berani melapor karena akan semakin digencet oleh senior. Dan belum pernah ada yang lapor ke guru. Memang biasanya, eksekusi bullying di taman depan sekolah atau biasa disebut Wartam (warung taman)," pungkas Arinda yang telah bekerja di sebuah bank BUMN tersebut.
(asp/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
594 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
207 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

