Bonaran Siap Sobek Kartu Pengacara Bila Yulianto Muncul
Sabtu, 07/11/2009 17:30 WIB
Jakarta -
Ari Muladi, orang yang disuruh Anggodo Widjojo untuk menyerahkan uang kepada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menegaskan Yulianto bukan tokoh fiktif. Pihak Anggodo malah menantang sosok Yulianto untuk dihadirkan.
"Bapak nggak percaya ada yang namanya Yulianto ini? Tunjukkan dulu orangnya. Kalau memang ada, saya akan sobek kartu pengacara saya. Tunjukkan dulu," ujar pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang.
Bonaran menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Hotel Treva, Jl Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2009).
Pihaknya pun heran selama 1 tahun terakhir Ari Muladi berkantor di Masaro tidak pernah sekalipun nama Yulianto ini disebut. Nama Yulianto baru muncul setelah Ari ditangkap Mabes.
"Dia (Ari) kan yang mengatakan sendiri kepada Anggodo dan Anggoro bahwa pimpinan KPK yang meminta uang," ujar dia.
Kendati menganggap Yulianto tokoh fiktif, Bonaran rupanya tetap percaya bahwa uang itu sampai ke pejabat KPK Ade Raharja melalui Yulianto berdasarkan penuturan Ari Muladi.
"Tolong dicermati dulu pernyataan dia (Ari Muladi). Dia memang tidak menyerahkan langsung. Dia memberikan uangnya ke Yulianto. Lalu Yulianto yang menyerahkan uangnya ke Ade Raharja baru setelah itu ke KPK, nyampek lah uangnya," ujar Bonaran.
Ketika ditanya ke mana uang yang diserahkan Anggodo pada Ari, Bonaran pun menantang. "Loh, tanya dia dong. Dia bilang uangnya tidak sampai. Tapi sekarang mana uangnya? Kok hilang ditelan bumi? Jadi saya curiga diciptakanlah tokoh fiktif yang bernama Yulianto," ujarnya.
(nwk/gah)
"Bapak nggak percaya ada yang namanya Yulianto ini? Tunjukkan dulu orangnya. Kalau memang ada, saya akan sobek kartu pengacara saya. Tunjukkan dulu," ujar pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang.
Bonaran menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Hotel Treva, Jl Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2009).
Pihaknya pun heran selama 1 tahun terakhir Ari Muladi berkantor di Masaro tidak pernah sekalipun nama Yulianto ini disebut. Nama Yulianto baru muncul setelah Ari ditangkap Mabes.
"Dia (Ari) kan yang mengatakan sendiri kepada Anggodo dan Anggoro bahwa pimpinan KPK yang meminta uang," ujar dia.
Kendati menganggap Yulianto tokoh fiktif, Bonaran rupanya tetap percaya bahwa uang itu sampai ke pejabat KPK Ade Raharja melalui Yulianto berdasarkan penuturan Ari Muladi.
"Tolong dicermati dulu pernyataan dia (Ari Muladi). Dia memang tidak menyerahkan langsung. Dia memberikan uangnya ke Yulianto. Lalu Yulianto yang menyerahkan uangnya ke Ade Raharja baru setelah itu ke KPK, nyampek lah uangnya," ujar Bonaran.
Ketika ditanya ke mana uang yang diserahkan Anggodo pada Ari, Bonaran pun menantang. "Loh, tanya dia dong. Dia bilang uangnya tidak sampai. Tapi sekarang mana uangnya? Kok hilang ditelan bumi? Jadi saya curiga diciptakanlah tokoh fiktif yang bernama Yulianto," ujarnya.
(nwk/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
394 Komentar
-
314 Komentar
-
250 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

