
Konser CICAK
Presiden Jangan Membuat Dagelan Hukum Ala Film India
Minggu, 08/11/2009 09:48 WIB
Terkait
Jakarta -
Presiden SBY menjadi sasaran tembak dalam aksi CICAK di Bundaran HI. Sebab Presiden dianggap kurang sigap mengatasi drama cicak vs buaya .
"Presiden harus lakukan reformasi penegak hukum untuk rakyat, jangan membuat dagelan hukum ala film India," demikian aspirasi Majelis Taklim Al-Idrisiyya dalam aksi di Bundaran HI.
Kelompok ini tampil paling mencolok di jantung Jakarta, Minggu (8/11/2009) pukul 09.15 WIB. Korlap majelis taklim tersebut, Pakih, mengaku membawa massa sekitar 500 orang. Semuanya mengenakan pakaian jubah dan surban warna putih. Kehadiran mereka membuat Bundaran HI yang telah padat, kian tumpah ruah.
Massa majelis taklim membawa spanduk yang cukup panjang. Mereka mengelilingi air mancur Bundaran HI dengan membawa spanduk tersebut.
"Film Anggodo sangat mempermalukan harkat dan martabat bangsa Indonesia," tegas mereka.
Majelis taklim tersebut mendesak agar Presiden menegakkan visi misi pemberantasan korupsi. "Kami menawarkan solusi yaitu reformasi penegakan hukum pada semua jajaran penegak hukum untuk menyelamatkan Indonesia dari korupsi dan penguatan KPK harus diutamakan,"
ujar Pakih.
Saat mengelilingi Bundaran HI, massa serba putih ini mengalunkan pujian pada Allah dengan menyebut nama Allah (asmaul husna) "ya hayyu" (Yang Maha hidup kekal) dan "ya qoyyum" (Yang Maha mengurus makhlukNya)." Setelah itu, massa meninggalkan Bundaran HI.
(van/nrl)
"Presiden harus lakukan reformasi penegak hukum untuk rakyat, jangan membuat dagelan hukum ala film India," demikian aspirasi Majelis Taklim Al-Idrisiyya dalam aksi di Bundaran HI.
Kelompok ini tampil paling mencolok di jantung Jakarta, Minggu (8/11/2009) pukul 09.15 WIB. Korlap majelis taklim tersebut, Pakih, mengaku membawa massa sekitar 500 orang. Semuanya mengenakan pakaian jubah dan surban warna putih. Kehadiran mereka membuat Bundaran HI yang telah padat, kian tumpah ruah.
Massa majelis taklim membawa spanduk yang cukup panjang. Mereka mengelilingi air mancur Bundaran HI dengan membawa spanduk tersebut.
"Film Anggodo sangat mempermalukan harkat dan martabat bangsa Indonesia," tegas mereka.
Majelis taklim tersebut mendesak agar Presiden menegakkan visi misi pemberantasan korupsi. "Kami menawarkan solusi yaitu reformasi penegakan hukum pada semua jajaran penegak hukum untuk menyelamatkan Indonesia dari korupsi dan penguatan KPK harus diutamakan,"
ujar Pakih.
Saat mengelilingi Bundaran HI, massa serba putih ini mengalunkan pujian pada Allah dengan menyebut nama Allah (asmaul husna) "ya hayyu" (Yang Maha hidup kekal) dan "ya qoyyum" (Yang Maha mengurus makhlukNya)." Setelah itu, massa meninggalkan Bundaran HI.
(van/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 18:03 WIB
Siswa Madrasah di Bengkalis Ditahan karena Bantu Mengangkut Kayu dari Hutan
-
Senin, 13/02/2012 17:46 WIB
Anggota Geng Cewek Bali Rajin Bantu Jualan Sembako di Pasar
-
Senin, 13/02/2012 17:45 WIB
PD Riau Pasrahkan Nasib 3 Kader Tersandung Korupsi ke DPP
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Cegah Kecelakaan, Pemeriksaan di Terminal Harus Ditegakkan
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
Senin, 13/02/2012 15:51 WIB
Menko Polhukam: Ditolak di Palangkaraya, FPI Harus Introspeksi
-
Senin, 13/02/2012 15:03 WIB
Indomaret: Kami Tidak Jual Paket Coklat Bonus Kondom
-
Senin, 13/02/2012 15:49 WIB
Marzuki: Dahlan Iskan Tak Maksimal, Perlu Lebih Cepat
-
657 Komentar
-
542 Komentar
-
435 Komentar
-
385 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

