Kasus Bibit - Chandra
Haji Labib Telah Meninggal, Polisi Makin Susah Temukan Yulianto
Minggu, 08/11/2009 15:24 WIB
Rumah Labib/detikcom
Surabaya -
Usaha polisi untuk menemukan Yulianto yang diduga menyerahkan uang suap Anggodo Widjojo kepada 2 pimpinan KPK, Bibit dan Chandra, nampaknya kian terjal. Itu setelah Haji Labib Sjaifuddin, orang yang menurut Ari Muladi telah mempertemukannya dengan Yulianto, diketahui sudah meninggal karena sirosis lambung.
"Bapak sudah meninggal bulan Juli lalu pada usia 59 tahun. Tepatnya 9 Juli di Rumah Sakit Budi Mulia atau Siloam Hospital, " ujar Haris, putra pertama Labib kepada wartawan di kediamannya, Jalan Mulyorejo Utara VII/10, Surabaya, Minggu (8/11/2009).
Lagipula, kata Haris, ayahnya yang merupakan kontraktor rekanan PDAM tidak mengenal baik Ari Muladi maupun Yulianto. Itu sudah ditegaskan oleh ibunya, Mulyaningsih, dalam surat pernyataan kepada polisi yang mendatangi rumahnya.
"Akhir bulan lalu memang ada polisi ke sini. Pertanyaannya sama seperti yang Anda ajukan," ujar Haris.
Haris menambahkan, karena memang tidak mengenal baik Ari maupun Yulianto maka
ibunya mengatakan yang sebenarnya. Setelah itu Mulyaningsih disuruh membuat
surat pernyataan dan menandatanganinya yang isinya bahwa keluarganya benar-benar tidak mengenal kedua orang tersebut.
"Lagi pula ayah saya bisnisnya di Surabaya, bukan di Jakarta," tandas Haris.
Saat diperiksa Tim 8 pada Sabtu kemarin, Ari Muladi menyebutkan dua nama baru, Bambang dan Haji Labib. "Yang mengenalkan saya dengan Yulianto itu orang Surabaya, Haji Labib. Nanti saya minta tolong Pak Labib untuk mencari Yulianto dalam waktu dekat ini," ujar Ari Muladi. Sedangkan Bambang, menurut Ari Muladi, adalah pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tim 8 menemukan missing link dalam kasus Chandra-Bibit yaitu sosok Yulianto yang misterius. Ari menggambarkan Yulianto sebagai pengusaha yang pintar "mengurus" segala sesuatu.
(fat/nrl)
"Bapak sudah meninggal bulan Juli lalu pada usia 59 tahun. Tepatnya 9 Juli di Rumah Sakit Budi Mulia atau Siloam Hospital, " ujar Haris, putra pertama Labib kepada wartawan di kediamannya, Jalan Mulyorejo Utara VII/10, Surabaya, Minggu (8/11/2009).
Lagipula, kata Haris, ayahnya yang merupakan kontraktor rekanan PDAM tidak mengenal baik Ari Muladi maupun Yulianto. Itu sudah ditegaskan oleh ibunya, Mulyaningsih, dalam surat pernyataan kepada polisi yang mendatangi rumahnya.
"Akhir bulan lalu memang ada polisi ke sini. Pertanyaannya sama seperti yang Anda ajukan," ujar Haris.
Haris menambahkan, karena memang tidak mengenal baik Ari maupun Yulianto maka
ibunya mengatakan yang sebenarnya. Setelah itu Mulyaningsih disuruh membuat
surat pernyataan dan menandatanganinya yang isinya bahwa keluarganya benar-benar tidak mengenal kedua orang tersebut.
"Lagi pula ayah saya bisnisnya di Surabaya, bukan di Jakarta," tandas Haris.
Saat diperiksa Tim 8 pada Sabtu kemarin, Ari Muladi menyebutkan dua nama baru, Bambang dan Haji Labib. "Yang mengenalkan saya dengan Yulianto itu orang Surabaya, Haji Labib. Nanti saya minta tolong Pak Labib untuk mencari Yulianto dalam waktu dekat ini," ujar Ari Muladi. Sedangkan Bambang, menurut Ari Muladi, adalah pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tim 8 menemukan missing link dalam kasus Chandra-Bibit yaitu sosok Yulianto yang misterius. Ari menggambarkan Yulianto sebagai pengusaha yang pintar "mengurus" segala sesuatu.
(fat/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
436 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

