Antasari Klaim Temui Anggoro untuk Jaga Nama Baik KPK
Minggu, 08/11/2009 17:00 WIB
Jakarta -
Pertemuan mantan Ketua KPK Antasari Azhar dengan buronan Direktur PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo di Singapura mendapat kecaman publik. Namun, Antasari mengaku pertemuannya tersebut untuk menjaga agar nama KPK tidak tercela.
"Jika anda terposisikan seperti saya yang saat itu sedang bekerja dan saya ingin jaga KPK supaya tidak boleh tercela, dan ketika itu saya dapat informasi (dugaan suap), salahkan saya?" kata dia.
Hal itu disampaikan Antasari yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen usai 'diperiksa' Tim 8 di Kantor Wantimpres, Jl Veteran III, Jakarta Pusat (8/11/2009).
"Kalau saya diamkan lebih celaka lagi," tandasnya.
Dalam kesempatan jumpa pers tersebut, berkali-kali Antasari mengungkapkan rasa cintanya kepada KPK. Mendengar adanya dugaan suap dari Anggoro ke oknum pimpinan KPK, menurut Antasari, dirinya tidak buru-buru yakin.
"Kalau Anda medengarkan rekaman pembicaraan, saya berkali-kali tidak yakin dan amat menjaga betul KPK," cetus dia.
Bahkan pada saat dirinya dituduh terlibat kasus pembunuhan, dia meminta agar KPK terus bekerja. Dia ingin pemberantasan korupsi terus berjalan dan kerja KPK tidak terganggu karena kasus yang menjeratnya.
"Saya penegak hukum, saya coba profesional, dan elegan. Saya waktu itu mengatakan kepada kepada pimpinan KPK agar tetap memberantas korupsi, jangan terganggu oleh kasus saya. Kalau ada sidang hadirlah, siapa tahu ada hal-hal yang menarik," pungkasnya.
(irw/nrl)
"Jika anda terposisikan seperti saya yang saat itu sedang bekerja dan saya ingin jaga KPK supaya tidak boleh tercela, dan ketika itu saya dapat informasi (dugaan suap), salahkan saya?" kata dia.
Hal itu disampaikan Antasari yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen usai 'diperiksa' Tim 8 di Kantor Wantimpres, Jl Veteran III, Jakarta Pusat (8/11/2009).
"Kalau saya diamkan lebih celaka lagi," tandasnya.
Dalam kesempatan jumpa pers tersebut, berkali-kali Antasari mengungkapkan rasa cintanya kepada KPK. Mendengar adanya dugaan suap dari Anggoro ke oknum pimpinan KPK, menurut Antasari, dirinya tidak buru-buru yakin.
"Kalau Anda medengarkan rekaman pembicaraan, saya berkali-kali tidak yakin dan amat menjaga betul KPK," cetus dia.
Bahkan pada saat dirinya dituduh terlibat kasus pembunuhan, dia meminta agar KPK terus bekerja. Dia ingin pemberantasan korupsi terus berjalan dan kerja KPK tidak terganggu karena kasus yang menjeratnya.
"Saya penegak hukum, saya coba profesional, dan elegan. Saya waktu itu mengatakan kepada kepada pimpinan KPK agar tetap memberantas korupsi, jangan terganggu oleh kasus saya. Kalau ada sidang hadirlah, siapa tahu ada hal-hal yang menarik," pungkasnya.
(irw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 07:34 WIB
Danau 'Ajaib' Jebol, Dusun Mamua Maluku Tengah Tersapu Air Bah
-
Senin, 13/02/2012 07:12 WIB
Dalang Bom Buku Jalani Sidang Tuntutan di PN Jakarta Barat
-
Senin, 13/02/2012 07:02 WIB
Korban Tewas & Luka Kecelakaan Bus Dibawa ke RSUD Dr Soeroto Ngawi
-
Senin, 13/02/2012 06:54 WIB
Ribuan Warga Mengungsi Pasca Bentrok di Maluku Tengah
-
Senin, 13/02/2012 06:16 WIB
Umar Patek Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Jakarta Barat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 05:50 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 4 Tewas & Puluhan Luka
-
Senin, 13/02/2012 06:01 WIB
Dua Kecelakaan di Tol Dalam Kota, Waspada Macet
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
597 Komentar
-
508 Komentar
-
384 Komentar
-
212 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

