
Laporan dari Arab Saudi
Calhaj Melahirkan, PPIH akan Evaluasi Proses Pemberangkatan
Senin, 09/11/2009 02:22 WIB
Madinah -
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan mengevaluasi proses pemberangkatan jamaah calon haji, baik di Departemen Agama mau pun di Departemen Kesehatan. Hal ini terkait kasus jamaah calon haji yang melahirkan di Madinah, Arab Saudi.
"Ya kita akan melakukan evaluasi mengenai kasus ini. Apabila tes kesehatan dilakukan secara cermat, tentu akan diketahui. Karena, secara fisik orang yang hamil tentu bisa diketahui, meskipun menggunakan baju longgar sekali pun," kata Kepada Daerah Kerja (Daker) Madinah, Cepi Supriatna, kepada wartawan Tim Media Center PPIH, di Madinah, Minggu (8/11/2009).
Menurut Cepi, dirinya sempat terkejut mendengar informasi kelahiran bayi dari seorang jamaah calon haji asal Sukabumi, Jawa Barat itu, kemarin. Pasalnya sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Kesehatan mengatur larangan wanita hamil menjadi jamaah calon haji.
"Meskipun dalam usia kehamilan tertentu memungkinkan untuk berangkat haji, namun itupun dengan syarat harus mendapat vaksin meningitis yang juga membahayakan bagi janin," jelasnya.
Tindakan atas kasus tersebut, lanjut Cepi, pihaknya akan melakukn koordinasi dengan petugas di embarkasi Jakarta. Terkait lolosnya Iyet Suryati, jamaah Kloter 35 Jakarta asal Jawa Barat, Jum'at (6/11/2009) ini, diindikasikan proses tes kesehatannya digantikan oleh kakaknya.
"Sehingga petugas tidak tahu, karena orang yang menjalani pemeriksaan dengan yang berangkat berbeda," ungkapnya.
(zal/mad)
"Ya kita akan melakukan evaluasi mengenai kasus ini. Apabila tes kesehatan dilakukan secara cermat, tentu akan diketahui. Karena, secara fisik orang yang hamil tentu bisa diketahui, meskipun menggunakan baju longgar sekali pun," kata Kepada Daerah Kerja (Daker) Madinah, Cepi Supriatna, kepada wartawan Tim Media Center PPIH, di Madinah, Minggu (8/11/2009).
Menurut Cepi, dirinya sempat terkejut mendengar informasi kelahiran bayi dari seorang jamaah calon haji asal Sukabumi, Jawa Barat itu, kemarin. Pasalnya sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Kesehatan mengatur larangan wanita hamil menjadi jamaah calon haji.
"Meskipun dalam usia kehamilan tertentu memungkinkan untuk berangkat haji, namun itupun dengan syarat harus mendapat vaksin meningitis yang juga membahayakan bagi janin," jelasnya.
Tindakan atas kasus tersebut, lanjut Cepi, pihaknya akan melakukn koordinasi dengan petugas di embarkasi Jakarta. Terkait lolosnya Iyet Suryati, jamaah Kloter 35 Jakarta asal Jawa Barat, Jum'at (6/11/2009) ini, diindikasikan proses tes kesehatannya digantikan oleh kakaknya.
"Sehingga petugas tidak tahu, karena orang yang menjalani pemeriksaan dengan yang berangkat berbeda," ungkapnya.
(zal/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
611 Komentar
-
503 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

