
Laporan dari Arab Saudi
Bus Diprioritaskan Bagi Jamaah yang Baru Datang
Senin, 09/11/2009 04:47 WIB
Makkah -
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah sementara memprioritaskan angkutan bagi jamaah calon haji yang baru tiba di Makkah Al Mukarrahmah. Alasannya, jamaah yang baru tiba belum tahu arah menuju Masjidil Haram.
"Setiap jamaah tiba, kita usahakan untuk disiapkan bus. Begitu jamaah sudah memasuki masing-masing kamar dan siap berumrah, bus itu siap mengantar mereka ke Masjidil Haram. Namun selanjutnya, jamaah bisa ke masjid menggunakan bus itu lagi atau menggunakan kendaraan lain," kata Kepala Daker Makkah Subakin Abdul Muthalib, di kantornya Aziziyah, Makkah, Minggu (8/11/2009).
Menurut Subakin, penyiapan kendaraan bagi jamaah calhaj yang baru tiba ini sangat penting sebagai pemandu bagi jamaah yang akan melaksanakan tawaf dan sa'i di Masjidil Haram. Justru yang menjadi persoalan adalah ketika jamaah pulang menuju pemondokan.
Sebab, kendaraan yang mengantar jamaah terus berputar, sehingga jamaah belum tentu cepat mendapatkan kendaraan yang stand by untuk mengantar pulang ke pemondokan. "Inilah yang terus kita pikirkan jalan keluarnya, bagaimana agar jamaah calon haji dapat kembali dari Masjidil Haram menuju ke pemondokan masing-masing dengan nyaman, terutama bagi jamaah yang baru tiba," jelasnya.
Terkait menyiapkan kendaaran feeder, Subakin mengatakan, secara prinsipnya sistem ini sudah disetujui. Feeder ini merupakn alat pamungkas bila terjadi penumpukan yang tidak terselesaikan oleh angkutan yang diadakan oleh Muasasah.
"Feeder ini sementara akan menggunakan bus kita, yang bertindak sebagai penyapu ranjau atau setengah emergency. Ini dilakukan agar keluhan jamaah tidak semakin panjang," ungkapnya.
Subakin juga mengatakan, bila feeder menggunakan bus yang dimiliki PPIH ini lebih menguntungkan karena menggunakan sopir dari Jakar. "Untungnya di sini, sopir-sopir dari Jakarta bisa dimanfatkan, makan sudah ada, tempat tinggal ada. Tinggal mobiliasi agar mereka lebih cepat," ujarnya.
Diakui Subakin, saat ini ada sejumlah keluhan dari jamaah tentang titik-titik naik turun jamaah yang sudah ditentukan ternyata sering dialihkan oleh polisi setempat. Tentunya, ini akan menyulitkan lagi bagi petugas PPIH untuk mengawasi kendaraan yang ada saat ini.
Oleh sebab itu, pihaknya dengan tim satgas lapangan telah memutuskan akan mengambil jalan-jalan mana saja yang bisa dipakirkan bus-bus yang telah disewa itu dari Muasasah. "Kita ambil jalan tengah yang bisa diparkirkan bus, antara pemondokan satu dengan pemondokan yang terdekat. Diharapkan titik tengah ini akan terjangkau semuanya saat menuju Masjidil Haram," jelasnya.
Namun Subakin tidak menjamin ketika jamaah calon haji hendak pulang dari Masjidil Haram. Selain adanya perubahan titik atau tempat untuk menaikan penumpang, jalanan yang macet, belum lagi menjelang wukuf di Arafah nanti.
(zal/mad)
"Setiap jamaah tiba, kita usahakan untuk disiapkan bus. Begitu jamaah sudah memasuki masing-masing kamar dan siap berumrah, bus itu siap mengantar mereka ke Masjidil Haram. Namun selanjutnya, jamaah bisa ke masjid menggunakan bus itu lagi atau menggunakan kendaraan lain," kata Kepala Daker Makkah Subakin Abdul Muthalib, di kantornya Aziziyah, Makkah, Minggu (8/11/2009).
Menurut Subakin, penyiapan kendaraan bagi jamaah calhaj yang baru tiba ini sangat penting sebagai pemandu bagi jamaah yang akan melaksanakan tawaf dan sa'i di Masjidil Haram. Justru yang menjadi persoalan adalah ketika jamaah pulang menuju pemondokan.
Sebab, kendaraan yang mengantar jamaah terus berputar, sehingga jamaah belum tentu cepat mendapatkan kendaraan yang stand by untuk mengantar pulang ke pemondokan. "Inilah yang terus kita pikirkan jalan keluarnya, bagaimana agar jamaah calon haji dapat kembali dari Masjidil Haram menuju ke pemondokan masing-masing dengan nyaman, terutama bagi jamaah yang baru tiba," jelasnya.
Terkait menyiapkan kendaaran feeder, Subakin mengatakan, secara prinsipnya sistem ini sudah disetujui. Feeder ini merupakn alat pamungkas bila terjadi penumpukan yang tidak terselesaikan oleh angkutan yang diadakan oleh Muasasah.
"Feeder ini sementara akan menggunakan bus kita, yang bertindak sebagai penyapu ranjau atau setengah emergency. Ini dilakukan agar keluhan jamaah tidak semakin panjang," ungkapnya.
Subakin juga mengatakan, bila feeder menggunakan bus yang dimiliki PPIH ini lebih menguntungkan karena menggunakan sopir dari Jakar. "Untungnya di sini, sopir-sopir dari Jakarta bisa dimanfatkan, makan sudah ada, tempat tinggal ada. Tinggal mobiliasi agar mereka lebih cepat," ujarnya.
Diakui Subakin, saat ini ada sejumlah keluhan dari jamaah tentang titik-titik naik turun jamaah yang sudah ditentukan ternyata sering dialihkan oleh polisi setempat. Tentunya, ini akan menyulitkan lagi bagi petugas PPIH untuk mengawasi kendaraan yang ada saat ini.
Oleh sebab itu, pihaknya dengan tim satgas lapangan telah memutuskan akan mengambil jalan-jalan mana saja yang bisa dipakirkan bus-bus yang telah disewa itu dari Muasasah. "Kita ambil jalan tengah yang bisa diparkirkan bus, antara pemondokan satu dengan pemondokan yang terdekat. Diharapkan titik tengah ini akan terjangkau semuanya saat menuju Masjidil Haram," jelasnya.
Namun Subakin tidak menjamin ketika jamaah calon haji hendak pulang dari Masjidil Haram. Selain adanya perubahan titik atau tempat untuk menaikan penumpang, jalanan yang macet, belum lagi menjelang wukuf di Arafah nanti.
(zal/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 19:04 WIB
Duh! SPG di Pematang Siantar Ngaku Diperkosa 3 Pengunjung Karaoke
-
Senin, 13/02/2012 18:44 WIB
Pakai Narkoba, PNS Kejaksaan Bogor Ditangkap
-
Senin, 13/02/2012 18:37 WIB
Muhaimin Iskandar Jadi Saksi di Sidang Kasus Suap Kemenakertrans
-
Senin, 13/02/2012 18:37 WIB
Korupsi Pengadaan Kereta Api, KPK Dinilai Tidak Optimal Dalam Dakwaan
-
Senin, 13/02/2012 18:16 WIB
Catut Nama Muhaimin, Fauzi Siap Dikenai Sanksi oleh PKB
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 15:51 WIB
Menko Polhukam: Ditolak di Palangkaraya, FPI Harus Introspeksi
-
Senin, 13/02/2012 15:45 WIB
Demi Gadis, Pria Tua Tinggalkan Istri yang Sakit Kanker
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
659 Komentar
-
548 Komentar
-
441 Komentar
-
385 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

