Massa Bertato Minta Tim 8 Dibubarkan
Senin, 09/11/2009 13:52 WIB
Jakarta -
Dua massa mendemo kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang dijadikan sebagai kantor Tim 8 (Tim Pencari Fakta). Massa yang sebagian besar bertato itu meminta agar Tim 8 dibubarkan.
Dua massa ini masing-masing dari Relawan Proklamasi dan Relawan Humanis. Meskipun dari kelompok berbeda, tuntutan mereka sama. Selain meminta Tim 8 mundur, mereka pun seringkali mengecam Ketua MK Mahfud MD.
"Bubarkan saja. Kewenangan Tim 8 melebihi MA, MK dan Presiden. Adnan Buyung Nasution bisanya hanya ngambek dan sedikit-sedikit ingin mundur," ujar salah seorang pengunjuk rasa ketika orasi di depan Wantimpres, Jl Veteran III, Jakarta, Senin (9/11/2009)
Anehnya, meskipun berunjukrasa di kantor Wantimpres, dalam orasinya mereka lebih banyak mengecam Mahfud MD. Mereka tidak henti-henti meneriakkan tudingan terhadap Mahfud karena dianggap sebagai orang yang bertanggungjawab atas kasus ini.
"Mahfud MD harus bertanggung jawab," tuturnya tanpa menyebutkan alasan. Bahkan mereka menyebut Mahfud MD sebagai ketua MA. Padahal Mahfud MD adalah ketua MK.
Dalam berorasi, korlap massa seringkali terbata-bata. Pun sebagian massa yang ikut, nampak banyak memiliki tato. Untuk meramaikan aksi, sejumlah massa membawa gitar dan gendang.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dan sempat membuat jalan di sekitar kantor Watimpres macet, karena demo dilakukan memakai sebagian jalan.
(gun/iy)
Dua massa ini masing-masing dari Relawan Proklamasi dan Relawan Humanis. Meskipun dari kelompok berbeda, tuntutan mereka sama. Selain meminta Tim 8 mundur, mereka pun seringkali mengecam Ketua MK Mahfud MD.
"Bubarkan saja. Kewenangan Tim 8 melebihi MA, MK dan Presiden. Adnan Buyung Nasution bisanya hanya ngambek dan sedikit-sedikit ingin mundur," ujar salah seorang pengunjuk rasa ketika orasi di depan Wantimpres, Jl Veteran III, Jakarta, Senin (9/11/2009)
Anehnya, meskipun berunjukrasa di kantor Wantimpres, dalam orasinya mereka lebih banyak mengecam Mahfud MD. Mereka tidak henti-henti meneriakkan tudingan terhadap Mahfud karena dianggap sebagai orang yang bertanggungjawab atas kasus ini.
"Mahfud MD harus bertanggung jawab," tuturnya tanpa menyebutkan alasan. Bahkan mereka menyebut Mahfud MD sebagai ketua MA. Padahal Mahfud MD adalah ketua MK.
Dalam berorasi, korlap massa seringkali terbata-bata. Pun sebagian massa yang ikut, nampak banyak memiliki tato. Untuk meramaikan aksi, sejumlah massa membawa gitar dan gendang.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dan sempat membuat jalan di sekitar kantor Watimpres macet, karena demo dilakukan memakai sebagian jalan.
(gun/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 17:42 WIB
Hari Raya Kuningan, Pura-Pura Besar di Bali Dipadati Warga
-
Sabtu, 11/02/2012 17:35 WIB
Korban: Sebelum Jatuh, Sopir Teriak Rem Blong
-
Sabtu, 11/02/2012 17:32 WIB
Lika-liku Pengejaran 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih
-
Sabtu, 11/02/2012 17:24 WIB
Alasan SBY Tunjuk TB Silalahi Jadi Dewan Kehormatan Demokrat
-
Sabtu, 11/02/2012 17:21 WIB
Dewan Kehormatan PD Surati DPP Soal Kader-kadernya yang Layak Dipecat
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
264 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

