Jampidsus Jamin Tak Ada Markus di Gedung Bundar
Senin, 09/11/2009 15:43 WIB
Jakarta -
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendi menjamin tidak ada lagi makelar kasus (markus) yang berkeliaran di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung). Apa iya?
"Saya jamin Gedung Bundar steril," kata Marwan saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Jaksa Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Disebut Gedung Bundar karena gedung tempat Marwan berkantor tersebut memang berbentuk bundar. Di gedung itulah perkara-perkara yang bersifat khusus, yakni korupsi dan pelanggaran HAM, diusut.
Marwan mengatakan, salah satu indikasi telah bersihnya Gedung Bundar dari markus adalah naiknya jumlah perkara yang kini ditangani penyidik. Saat ini, ada 350 perkara korupsi dan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
"Markus itu tidak bisa masuk. Kalau masuk perkara nggak jadi dong. Jadi kalau dikatakan Kejaksaan banyak markus, baca peningkatan perkaranya itu," cetus mantan kandidat pimpinan KPK ini.
Memang, kata Marwan mengutip Jaksa Agung Hendarman Supandji, anggapan negatif masyarakat terkait buruknya perilaku jaksa dan adanya markus itu masih ada. Namun, dia berjanji pihaknya akan terus memperbaiki diri.
"Memang, seperti kata Pak Jaksa Agung, masih ada baunya (markus), tapi kita akan perbaiki," kta mantan Kajati Jawa Timur (Jatim) ini.
(irw/nrl)
"Saya jamin Gedung Bundar steril," kata Marwan saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Jaksa Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Disebut Gedung Bundar karena gedung tempat Marwan berkantor tersebut memang berbentuk bundar. Di gedung itulah perkara-perkara yang bersifat khusus, yakni korupsi dan pelanggaran HAM, diusut.
Marwan mengatakan, salah satu indikasi telah bersihnya Gedung Bundar dari markus adalah naiknya jumlah perkara yang kini ditangani penyidik. Saat ini, ada 350 perkara korupsi dan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
"Markus itu tidak bisa masuk. Kalau masuk perkara nggak jadi dong. Jadi kalau dikatakan Kejaksaan banyak markus, baca peningkatan perkaranya itu," cetus mantan kandidat pimpinan KPK ini.
Memang, kata Marwan mengutip Jaksa Agung Hendarman Supandji, anggapan negatif masyarakat terkait buruknya perilaku jaksa dan adanya markus itu masih ada. Namun, dia berjanji pihaknya akan terus memperbaiki diri.
"Memang, seperti kata Pak Jaksa Agung, masih ada baunya (markus), tapi kita akan perbaiki," kta mantan Kajati Jawa Timur (Jatim) ini.
(irw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
447 Komentar
-
401 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

