Kapolri Perintahkan Kombes Chairul Anwar Selidiki Peneror Antasari
Selasa, 10/11/2009 13:06 WIB
Jakarta -
Eks Ketua KPK Antasari Azhar melaporkan serangkaian teror yang diterimanya kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Mendapat laporan itu, Kapolri langsung memerintahkan Kombes Chairul Anwar yang kala itu Kapolres Jaksel, untuk melakukan penyelidikan.
"Diperintah oleh Kapolri untuk lakukan penyelidikan berdasarkan laporan Pak Antasari karena mendapat teror dari seseorang," ujar Chairul saat bersaksi dalam kasus pembunuhan Direktur PRB Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (10/11/2009).
Mendapat perintah, pada 5 Januari 2009 secara lisan Chairul langsung memberi arahan kepada Kompol Helmi Santika, Kompol Iwan Setiawan, AKP M Joni dan AKP Finora untuk melakukan penyelidikan terhadap Nasrudin Zulkarnaen dan Rhani Juliani.
Sebagai penanggung jawab tim, Chairul memerintahakan agar penyelidikan dilakukan secara profesional tidak keluar koridor hukum.
"Saya beri arahan. Intinya penyelidikan dilakukan secara profesional tidak keluar dari koridor hukum," katanya.
Hasil dari kerja tim berjalan kurang lebih 3 minggu. Pada 23 Januari Chairul melaporkan hasil penyelidikan ke Antasari Azhar. Foto, aktivitas, tempat tinggal dan mobil Nasrudin diserahkan.
"Setelah tanggal 23 Januari sampai kejadian (Nasrudin ditembak) kita sudah tidak ada komunikasi lagi," ujarnya.
(did/nrl)
"Diperintah oleh Kapolri untuk lakukan penyelidikan berdasarkan laporan Pak Antasari karena mendapat teror dari seseorang," ujar Chairul saat bersaksi dalam kasus pembunuhan Direktur PRB Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (10/11/2009).
Mendapat perintah, pada 5 Januari 2009 secara lisan Chairul langsung memberi arahan kepada Kompol Helmi Santika, Kompol Iwan Setiawan, AKP M Joni dan AKP Finora untuk melakukan penyelidikan terhadap Nasrudin Zulkarnaen dan Rhani Juliani.
Sebagai penanggung jawab tim, Chairul memerintahakan agar penyelidikan dilakukan secara profesional tidak keluar koridor hukum.
"Saya beri arahan. Intinya penyelidikan dilakukan secara profesional tidak keluar dari koridor hukum," katanya.
Hasil dari kerja tim berjalan kurang lebih 3 minggu. Pada 23 Januari Chairul melaporkan hasil penyelidikan ke Antasari Azhar. Foto, aktivitas, tempat tinggal dan mobil Nasrudin diserahkan.
"Setelah tanggal 23 Januari sampai kejadian (Nasrudin ditembak) kita sudah tidak ada komunikasi lagi," ujarnya.
(did/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
411 Komentar
-
361 Komentar
-
340 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

