Disebut Penahanannya Dikondisikan, Antasari Nangis & Teriak Allahu Akbar
Selasa, 10/11/2009 15:41 WIB
Jakarta -
Antasari Azhar langsung menitikkan air mata saat Wiliardi Wizar membuat pernyataan mengejutkan. Wiliardi mengaku penahanan Antasari dikondisikan petinggi kepolisian.
Antasari juga langsung menutup mukanya dengan kedua tangannya. Para kuasa hukumnya langsung menepuk bahu dan punggungnya. Antasari juga mengarahkan kepalanya ke atas dan meminta tisu. Mantan Ketua KPK itu langsung mengelap sendiri mata dan dahinya.
Majelis hakim yang dipimpin Herry Swantoro lalu mengetok palu. Sidang pun diskors 15 menit. Antasari yang mengenakan batik merah ini pun berdiri dan menghampiri keluarganya di bangku pengunjung sidang.
"Allahu Akbar," teriak Antasari sambil mengangkat tangan kanannya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (10/11/2009).
Sebelumnya, Wiliardi menyatakan saat diperiksa polisi dikatakan bahwa Antasari adalah sasaran petinggi kepolisian. "Pukul 00.00 WIB saya diperiksa dengan didatangi oleh Direktur Reserse Polda Metro Jaya yang katanya itu perintah atasan," kata Wiliardi berapi-api.
Wiliardi bersumpah kesaksian tersebut sesuai kejadian sebenarnya. Bahkan dia berani bersumpah.
"Demi Allah ini saya bersumpah, (petinggi polisi itu menyatakan) sasaran kita hanya Antasari. Demi Allah saya bersumpah, biar mati lampu ini, mati saya Pak," ujarnya. (nik/iy)
Antasari juga langsung menutup mukanya dengan kedua tangannya. Para kuasa hukumnya langsung menepuk bahu dan punggungnya. Antasari juga mengarahkan kepalanya ke atas dan meminta tisu. Mantan Ketua KPK itu langsung mengelap sendiri mata dan dahinya.
Majelis hakim yang dipimpin Herry Swantoro lalu mengetok palu. Sidang pun diskors 15 menit. Antasari yang mengenakan batik merah ini pun berdiri dan menghampiri keluarganya di bangku pengunjung sidang.
"Allahu Akbar," teriak Antasari sambil mengangkat tangan kanannya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (10/11/2009).
Sebelumnya, Wiliardi menyatakan saat diperiksa polisi dikatakan bahwa Antasari adalah sasaran petinggi kepolisian. "Pukul 00.00 WIB saya diperiksa dengan didatangi oleh Direktur Reserse Polda Metro Jaya yang katanya itu perintah atasan," kata Wiliardi berapi-api.
Wiliardi bersumpah kesaksian tersebut sesuai kejadian sebenarnya. Bahkan dia berani bersumpah.
"Demi Allah ini saya bersumpah, (petinggi polisi itu menyatakan) sasaran kita hanya Antasari. Demi Allah saya bersumpah, biar mati lampu ini, mati saya Pak," ujarnya. (nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
436 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

