Ultimatum 5 Menit Tak Digubris, Aktivis 'Kompak' Tinggalkan Ruang Komisi III
Selasa, 10/11/2009 23:29 WIB
Jakarta -
Kericuhan yang mewarnai pertemuan Komisi III dengan sejumlah tokoh LSM, aktivis, dan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) berangsur-angsur reda. Para aktivis sepakat melanjutkan kembali pertemuan tersebut. Namun mereka mengultimatum Komisi III selama 5 menit untuk memberi kepastian sidang dilanjutkan atau tidak.
"Kita sepakat untuk menunggu selama 5 menit dari komisi III untuk melanjutkan pertemuan. Kalau sampai 5 menit tidak ada kejelasan, kita akan minta maaf pada seluruh rakyat Indonesia karena tidak bisa melanjutkan pertemuan dengan Komisi III untuk klarifikasi apakah mereka (Komisi III) dukung rakyat atau tidak," kata Fadjroel Rachman, salah satu aktivis Kompak di ruang Komisi III, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Sayangnya ultimatum Kompak tak digubris. Setelah ditunggu selama 5 menit, ternyata tidak ada respons dari pimpinan Komisi III. Para pimpinan seperti Azis Syamsuddin yang sebelumya mengetok palu, bahkan telah meninggalkan ruangan. Langkah Azis diikuti sebagian anggota komisi lainnya. Namun masih ada yang tampak duduk di ruangan.
Karena tidak mendapat respons dari Komisi III, maka para aktivis Kompak pun memutuskan meninggalkan ruangan. Dengan wajah penuh kecewa, mereka meninggalkan ruangan Komisi III di lantai 2 dan akhirnya menuju lantai dasar untuk menggelar jumpa pers.
Sementara para mahasiswa UI yang turut serta dalam rapat tersebut sebelum keluar sempat memberikan surat pernyataan dukungan kepada Komisi III agar DPR mau mendukung dua pimpinan KPK Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah. (Rez/mok)
"Kita sepakat untuk menunggu selama 5 menit dari komisi III untuk melanjutkan pertemuan. Kalau sampai 5 menit tidak ada kejelasan, kita akan minta maaf pada seluruh rakyat Indonesia karena tidak bisa melanjutkan pertemuan dengan Komisi III untuk klarifikasi apakah mereka (Komisi III) dukung rakyat atau tidak," kata Fadjroel Rachman, salah satu aktivis Kompak di ruang Komisi III, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Sayangnya ultimatum Kompak tak digubris. Setelah ditunggu selama 5 menit, ternyata tidak ada respons dari pimpinan Komisi III. Para pimpinan seperti Azis Syamsuddin yang sebelumya mengetok palu, bahkan telah meninggalkan ruangan. Langkah Azis diikuti sebagian anggota komisi lainnya. Namun masih ada yang tampak duduk di ruangan.
Karena tidak mendapat respons dari Komisi III, maka para aktivis Kompak pun memutuskan meninggalkan ruangan. Dengan wajah penuh kecewa, mereka meninggalkan ruangan Komisi III di lantai 2 dan akhirnya menuju lantai dasar untuk menggelar jumpa pers.
Sementara para mahasiswa UI yang turut serta dalam rapat tersebut sebelum keluar sempat memberikan surat pernyataan dukungan kepada Komisi III agar DPR mau mendukung dua pimpinan KPK Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah. (Rez/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 12:14 WIB
Dewan Kehormatan Didesak Proses Dugaan Money Politik Kongres PD
-
Kamis, 09/02/2012 12:11 WIB
Nashir Bertameng Komisi III DPR untuk Jenguk Nazaruddin Tengah Malam
-
Kamis, 09/02/2012 12:10 WIB
PT KAI Siap Perbaiki Mesin Kartu Commet yang Rusak
-
Kamis, 09/02/2012 11:51 WIB
Keliling Kampus, Mahasiswa ISI Yogya Tolak Ganti Nama Jadi ISBI
-
Kamis, 09/02/2012 11:49 WIB
Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nasir, dan Pengacara Rosa di Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 10:45 WIB
Ditegur BK DPR, Ruhut: Rumah Tangga Gue Itu Paling Bahagia
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 11:29 WIB
Astaga! MA Bebaskan Terdakwa Korupsi Kuburan Lebak Bulus Rp 27 M
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

