Kompak Tolak Bertemu Komisi III
Rabu, 11/11/2009 06:24 WIB
Jakarta -
Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) menolak bertemu kembali dengan Komisi III. Kompak bersedia bertemu dengan Komisi III jika kesimpulan rapat Komisi II dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) dicabut.
"Kami keputusannya tidak lagi ingin ketemu dengan Komisi III. Kecuali kalau dicabut kesimpulan mereka dengan Kejagung, baru kami mau ketemu," tutur Fadjroel Rahman saat dihubungi lewat telepon, Rabu (11/11/2009).
Salah satu kesimpulan rapat dengar pendapat Komisi III dengan Kejagung adalah meminta Kejagung meneruskan kasus Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah.
Fadjroel menambahkan, dengan kesimpulan itu, terbukti jika Komisi III berpihak pada Kejagung dan Polri. Padahal, kata Fadjroel, hal itu justru bertentangan dengan rekomendasi Tim 8 yang meminta kasus Bibit dan Chandra dihentikan karena tidak memiliki cukup bukti.
"Kami bertanya-tanya apakah benar kesimpulan ini? Karena ini berlawanan dengan Tim 8," kata Fadjroel.
Fadjroel menegaskan Kompak tetap pada sikap semula yaitu mendukung rekomendasi Tim 8 untuk tidak melanjutkan kasus dua pimpinan KPK tersebut.
"Kami mendukung Tim 8. Jadi kami tidak akan bertemu karena mereka jelas membela Polri dan Kejaksaan," tandasnya. (Rez/mok)
"Kami keputusannya tidak lagi ingin ketemu dengan Komisi III. Kecuali kalau dicabut kesimpulan mereka dengan Kejagung, baru kami mau ketemu," tutur Fadjroel Rahman saat dihubungi lewat telepon, Rabu (11/11/2009).
Salah satu kesimpulan rapat dengar pendapat Komisi III dengan Kejagung adalah meminta Kejagung meneruskan kasus Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah.
Fadjroel menambahkan, dengan kesimpulan itu, terbukti jika Komisi III berpihak pada Kejagung dan Polri. Padahal, kata Fadjroel, hal itu justru bertentangan dengan rekomendasi Tim 8 yang meminta kasus Bibit dan Chandra dihentikan karena tidak memiliki cukup bukti.
"Kami bertanya-tanya apakah benar kesimpulan ini? Karena ini berlawanan dengan Tim 8," kata Fadjroel.
Fadjroel menegaskan Kompak tetap pada sikap semula yaitu mendukung rekomendasi Tim 8 untuk tidak melanjutkan kasus dua pimpinan KPK tersebut.
"Kami mendukung Tim 8. Jadi kami tidak akan bertemu karena mereka jelas membela Polri dan Kejaksaan," tandasnya. (Rez/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 08:08 WIB
MPR: Hari Pers Nasional, Kembalikan Independensi Pers!
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Kamis, 09/02/2012 07:27 WIB
Cegah Pilotnya Nyabu, Merpati Terus Lakukan Tes Urine
-
Kamis, 09/02/2012 07:10 WIB
Mengembalikan Kejayaan Pesisir Timur Sumatera Selatan
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Rabu, 08/02/2012 13:19 WIB
PPATK Endus Transaksi Mencurigakan di Istana Hingga Penegak Hukum
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 1,419.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

