HMI Desak SBY Ganti Kapolri dan Jaksa Agung
Rabu, 11/11/2009 06:52 WIB
Jakarta -
Presiden SBY diminta tidak menjadi tameng bagi Polri dan Kejaksaan Agung dalam menangani kasus dua pimpinan KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. Presiden SBY didesak mencopot Kapolri dan Jaksa Agung sebagai kompensasi ketidakprofesionalan kinerja keduanya.
"Presiden jangan mau dijadikan tameng petinggi Kejaksaan dan Polri yang dikendalikan oleh mafia peradilan sehingga tidak nampak profesionalismenya dalam menangani kasus Bibit-Chandra," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Arip Musthopa kepada detikcom, Rabu (11/11/2009).
Karena itu, kata Arip, HMI meminta Presiden bersikap tegas kepada Polri dan Kejaksaan dengan mengganti pucuk pimpinan kedua institusi penegak hukum tersebut dan menggantinya dengan yang kredibel.
"Oleh karena itu pecat Kapolri dan Jaksa Agung. Ganti dengan yang kredibel," ujarnya.
Arip mengingatkan, SBY harus merespon rekomendasi Tim 8 yang cenderung meminta kasus Bibit dan Chandra ini dihentikan karena tidak ada bukti yang kuat untuk melanjutkan kasus ini. Rekomendasi ini juga sudah sejalan dengan keinginan masyarakat. Menurutnya, jika SBY mengabaikan kehendak masyarakat bisa-bisa SBY akan menghadapi people power.
"Bila tidak maka Presiden berhadapan dengan people power," pungkasnya. (Rez/mok)
"Presiden jangan mau dijadikan tameng petinggi Kejaksaan dan Polri yang dikendalikan oleh mafia peradilan sehingga tidak nampak profesionalismenya dalam menangani kasus Bibit-Chandra," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Arip Musthopa kepada detikcom, Rabu (11/11/2009).
Karena itu, kata Arip, HMI meminta Presiden bersikap tegas kepada Polri dan Kejaksaan dengan mengganti pucuk pimpinan kedua institusi penegak hukum tersebut dan menggantinya dengan yang kredibel.
"Oleh karena itu pecat Kapolri dan Jaksa Agung. Ganti dengan yang kredibel," ujarnya.
Arip mengingatkan, SBY harus merespon rekomendasi Tim 8 yang cenderung meminta kasus Bibit dan Chandra ini dihentikan karena tidak ada bukti yang kuat untuk melanjutkan kasus ini. Rekomendasi ini juga sudah sejalan dengan keinginan masyarakat. Menurutnya, jika SBY mengabaikan kehendak masyarakat bisa-bisa SBY akan menghadapi people power.
"Bila tidak maka Presiden berhadapan dengan people power," pungkasnya. (Rez/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 08:08 WIB
MPR: Hari Pers Nasional, Kembalikan Independensi Pers!
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Kamis, 09/02/2012 07:27 WIB
Cegah Pilotnya Nyabu, Merpati Terus Lakukan Tes Urine
-
Kamis, 09/02/2012 07:10 WIB
Mengembalikan Kejayaan Pesisir Timur Sumatera Selatan
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Rabu, 08/02/2012 13:19 WIB
PPATK Endus Transaksi Mencurigakan di Istana Hingga Penegak Hukum
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 1,419.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

