Pengacara Wiliardi Minta Hadiatmoko & Iriawan Jadi Saksi
Rabu, 11/11/2009 11:44 WIB
Jakarta -
Irjen Pol Hadiatmoko dan Kombes Pol M Iriawan disebut-sebut Wiliardi Wizar telah mengintimidasinya saat pemeriksaan. Daripada membantah di media massa, petinggi Polri ini lebih terhormat bila bersaksi di persidangan.
"Soal bantah membantah itu hak Polri. Kalau saya untuk meyakinkan apa yg dikatatakan beliau lebih bagus bersedia menjadi saksi di sidang. Itu lebih terhormat daripada membantah di luar persidangan. Kapolri atau petinggi Polri itu sebaiknyabersaksi," kata Apolos Djara Bonga, kuasa hukum Wiliardi, kepada detikcom, Rabu (11/11/2009).
Jika petinggi Polri menjadi saksi, menurut dia, kuasa hukum Wiliardi akan
mempertanyakan alasan mereka mengintimidasi kliennya.
"Apa motivasinya sehingga kalian melakukan intimidasi kepada Wiliardi. Kita akan mohon supaya siapa pun yang diduga terlibat dihadirkan di dalam sidang," ujar dia.
Apolos pun memaparkan bukti-bukti Wiliardi mengalami intimidasi. "Dalam pemeriksaan 28-30 April, Wiliardi tidak boleh dibesuk siapa pun. Ini kan petunjuk," kata Apolos.
Kedua, lanjut dia, kewenangan hak mutlak seorang tersangka tidak diberikan.
"Saat pemeriksaan, Wiliardi seharusnya didampingi pengacara. Atau kepolisian mencarikan penasihat hukum untuknya. Ini tidak dilakukan kepolisian," cetus Apolos.
Wiliardi mengaku ditekan Irjen Pol Hadiatmoko dan Kombes Pol M l Iriawan dalam proses pemeriksaan pada sidang Antasari Selasa 10 November kemarin.
Namun kesaksian Wiliardi dibantah keras oleh Mabes Polri. Lewat Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna, polisi menilai bukti kuat sudah mereka miliki.
(aan/nrl)
"Soal bantah membantah itu hak Polri. Kalau saya untuk meyakinkan apa yg dikatatakan beliau lebih bagus bersedia menjadi saksi di sidang. Itu lebih terhormat daripada membantah di luar persidangan. Kapolri atau petinggi Polri itu sebaiknyabersaksi," kata Apolos Djara Bonga, kuasa hukum Wiliardi, kepada detikcom, Rabu (11/11/2009).
Jika petinggi Polri menjadi saksi, menurut dia, kuasa hukum Wiliardi akan
mempertanyakan alasan mereka mengintimidasi kliennya.
"Apa motivasinya sehingga kalian melakukan intimidasi kepada Wiliardi. Kita akan mohon supaya siapa pun yang diduga terlibat dihadirkan di dalam sidang," ujar dia.
Apolos pun memaparkan bukti-bukti Wiliardi mengalami intimidasi. "Dalam pemeriksaan 28-30 April, Wiliardi tidak boleh dibesuk siapa pun. Ini kan petunjuk," kata Apolos.
Kedua, lanjut dia, kewenangan hak mutlak seorang tersangka tidak diberikan.
"Saat pemeriksaan, Wiliardi seharusnya didampingi pengacara. Atau kepolisian mencarikan penasihat hukum untuknya. Ini tidak dilakukan kepolisian," cetus Apolos.
Wiliardi mengaku ditekan Irjen Pol Hadiatmoko dan Kombes Pol M l Iriawan dalam proses pemeriksaan pada sidang Antasari Selasa 10 November kemarin.
Namun kesaksian Wiliardi dibantah keras oleh Mabes Polri. Lewat Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna, polisi menilai bukti kuat sudah mereka miliki.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 11:38 WIB
Bus Tabrak Delman, Motor dan Truk di Majalengka, 3 Orang Tewas
-
Minggu, 12/02/2012 11:22 WIB
Melarikan Diri, Hukuman Sopir Karunia Bakti Harus Lebih Berat
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 11:01 WIB
Garis Polisi Dibuka, TKP Kecelakaan Bus Karunia Bakti Dibersihkan
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
488 Komentar
-
435 Komentar
-
372 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

