SBY Harus Ikuti Rekomendasi Tim 8 Jika Tak Ingin Kredibilitas Anjlok

Amanda Ferdina - detikNews
Rabu, 11/11/2009 15:10 WIB
Jakarta - Presiden SBY dianjurkan mengikuti rekomendasi Tim 8 untuk menentukan nasib 2 pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Jika tidak, hal ini akan berdampak besar pada kredibilitas SBY.

"Ketika bertolak belakang dengan rekomendasi Tim 8, ini akan jadi langkah mundur dan berisiko buat SBY, yaitu akan terinvestasikan pada penurunan kredibilitas di mata masyarakat di awal periode kepengurusannya," ujar Wakil Direktur Program Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Ronald Rofiandri pada detikcom, Rabu (11/11/2009).

Dia menuturkan, Tim 8 adalah reaksi Presiden terhadap dorongan publik yang menghendaki adanya proses independen pada penanganan Chandra dan Bibit. "Maka jika bertolak belakang, Presiden akan berhadapan dengan ekspektasi publik yang tidak terpenuhi," kata Ronald.

Ronald juga memperingatkan Kepolisian dan Kejaksaan agar siap menjalankan perintah Presiden jika Presiden pada akhirnya menghentikan kasus ini.

"Kalau Presiden benar-benar konsisten menjalani rekomendasi Tim 8, Kejaksaan dan Kapolri tidak ada pilihan lain dan harus patuh atas putusan Presiden," jelas Ronald.

(amd/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel