Tuntut Kenaikan Gaji TKI, Menakertrans Negosiasi dengan Malaysia
Rabu, 11/11/2009 19:01 WIB
Jakarta -
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertans) Muhaimin Iskandar sedang melakukan perundingan mengenai nasib Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Cak Imin bertemu langsung dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Sri Hishammuddin Tun Hussein dan Menteri Sumber Daya Manusia Datuk Subramaniam untuk menegosiasi soal hak-hak TKI di Malaysia.
"Kalau Malaysia siap, Indonesia akan mencabut moratorium pengiriman TKI ke Malaysia selama Pemerintah Malaysia mau menyetujui peningkatan perlindungan dan kualitas kesejahteraan terhadap TKI kita," kata Muhaimin dalam rilis yang diterima detikcom, saat mendampingi kunjungan kenegaraan Presiden SBY di Malaysia, Rabu (11/11/2009).
Menurut Ketua Umum DPP PKB ini, Sejak tanggal 25 Juni lalu, pemerintah Indonesia telah menghentikan sementara pengiriman TKI penata laksana rumah tangga (PLRT). Kebijakan ini dilakukan sebagai protes atas banyaknya kasus kekerasan dan minimnya perlindungan TKI di negeri jiran tersebut.
Muhaimin menambahkan, perundingan kali ini akan membahas isu mutakhir mengenai perbaikan perlindungan dan sistem kerja TKI di sektor PLRT. Cak Imin berharap Malaysia segera melakukan evaluasi dan pembenahan dalam mekanisme kerja dan sistem perlindungan TKI.
"Perundingan ini mudah-mudahan menghasilkan kesepakatan yang berpihak pada TKI. Kita targetkan tanggal 21 November ini semuanya beres," tegasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah telah membawa 5 poin sebagai bahan perundingan. 5 Hal itu adalah soal revisi mengenai aturan majikan yang memegang paspor TKI. Selain itu juga akan dibahas soal pemberian cuti sehari dalam seminggu, serta pembicaraan peningkatan gaji TKI.
"Kita ingin mengurangi pembiayaan penempatan TKI agar tidak membebani terhadap TKI, khususnya untuk PRT. Karena sejak tahun 2006 biaya penempatan ini membengkak," paparnya.
Seperti diketahui, sejak tahun 2006 telah terbentuk forum kerjasama antara Pemerintah RI dengan Malaysia. Forum bersama ini menghasilkan sejumlah kesepakatan, namun saat ini kesepakatan itu perlu direvisi.
"Lima poin akan akan perjuangkan agar terealisasi semua. Kalau ini bisa disepakati pada 21 November nanti, Insya Allah TKI akan terlindungi," tandasnya.
(yid/iy)
"Kalau Malaysia siap, Indonesia akan mencabut moratorium pengiriman TKI ke Malaysia selama Pemerintah Malaysia mau menyetujui peningkatan perlindungan dan kualitas kesejahteraan terhadap TKI kita," kata Muhaimin dalam rilis yang diterima detikcom, saat mendampingi kunjungan kenegaraan Presiden SBY di Malaysia, Rabu (11/11/2009).
Menurut Ketua Umum DPP PKB ini, Sejak tanggal 25 Juni lalu, pemerintah Indonesia telah menghentikan sementara pengiriman TKI penata laksana rumah tangga (PLRT). Kebijakan ini dilakukan sebagai protes atas banyaknya kasus kekerasan dan minimnya perlindungan TKI di negeri jiran tersebut.
Muhaimin menambahkan, perundingan kali ini akan membahas isu mutakhir mengenai perbaikan perlindungan dan sistem kerja TKI di sektor PLRT. Cak Imin berharap Malaysia segera melakukan evaluasi dan pembenahan dalam mekanisme kerja dan sistem perlindungan TKI.
"Perundingan ini mudah-mudahan menghasilkan kesepakatan yang berpihak pada TKI. Kita targetkan tanggal 21 November ini semuanya beres," tegasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah telah membawa 5 poin sebagai bahan perundingan. 5 Hal itu adalah soal revisi mengenai aturan majikan yang memegang paspor TKI. Selain itu juga akan dibahas soal pemberian cuti sehari dalam seminggu, serta pembicaraan peningkatan gaji TKI.
"Kita ingin mengurangi pembiayaan penempatan TKI agar tidak membebani terhadap TKI, khususnya untuk PRT. Karena sejak tahun 2006 biaya penempatan ini membengkak," paparnya.
Seperti diketahui, sejak tahun 2006 telah terbentuk forum kerjasama antara Pemerintah RI dengan Malaysia. Forum bersama ini menghasilkan sejumlah kesepakatan, namun saat ini kesepakatan itu perlu direvisi.
"Lima poin akan akan perjuangkan agar terealisasi semua. Kalau ini bisa disepakati pada 21 November nanti, Insya Allah TKI akan terlindungi," tandasnya.
(yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 01:36 WIB
Rampungkan Penggeledahan, KPK Sita Sejumlah Dokumen & Komputer Wa Ode
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

