Laporan dari Singapura
RI-Singapura Bertemu Tiap 6 Bulan
Jumat, 13/11/2009 00:14 WIB
Foto: Rumgapres
Singapura -
Pemerintah RI dan Singapura sepakat mengadakan pertemuan rutin yang digelar setiap enam bulan. Agenda utamanya melakukan evaluasi terhadap posisi terkini hubungan dua negara dan merumuskan target kemajuan yang hendak dicapai secara bersama-sama.
Demikian papar Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal tentang hasil pembicaraan empat mata antara Presiden SBY dengan PM Lee Hsien Loong. Pertemuan di Istana Singapura, Kamis (12/11/2009), tersebut berlangsung di sela gelaran KTT APEC 2009 di Singapura.
"Dua pemimpin sepakat bertemu pertemuan kembali yang waktunya pada enam bulan mendatang dari sekarang, ini semacam pertemuan retreat," kata dia.
Menurutnya pertemuan rutin tersebut merupakan forum teknis untuk membahas masalah-masalah antara dua negara yang sejauh ini terkesan dikesampingkan. Seperti kelanjutan penyusunan kerjasama pertahanan, kejelasan ekstradisi bagi orang yang diduga melakukan tindak pidana, penyelesaian masalah pasir laut, penetapan garis batas laut dan lainnya lagi.
Lebih lanjut Dino juga menyatakan bahwa Presiden SBY mengajak Singapura bersama-sama memperjuangkan terciptanya kesepakatan baru global mengenai komitmen mencegah perubahan iklim. Komitmen yang intinya mempertahankan keberadaan hutan hujan tropis sebagai paru-paru dunia tersebut rencananya menjadi agenda pokok dalam KTT UNFCC 2009 di Coppenhagen, Denmark, pada Desember nanti.
"Karena waktu pertemuan di Coppenhagen itu kurang dari 4 minggu lagi, maka agenda ini cukup mendesak," sambungnya.
(lh/anw)
Demikian papar Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal tentang hasil pembicaraan empat mata antara Presiden SBY dengan PM Lee Hsien Loong. Pertemuan di Istana Singapura, Kamis (12/11/2009), tersebut berlangsung di sela gelaran KTT APEC 2009 di Singapura.
"Dua pemimpin sepakat bertemu pertemuan kembali yang waktunya pada enam bulan mendatang dari sekarang, ini semacam pertemuan retreat," kata dia.
Menurutnya pertemuan rutin tersebut merupakan forum teknis untuk membahas masalah-masalah antara dua negara yang sejauh ini terkesan dikesampingkan. Seperti kelanjutan penyusunan kerjasama pertahanan, kejelasan ekstradisi bagi orang yang diduga melakukan tindak pidana, penyelesaian masalah pasir laut, penetapan garis batas laut dan lainnya lagi.
Lebih lanjut Dino juga menyatakan bahwa Presiden SBY mengajak Singapura bersama-sama memperjuangkan terciptanya kesepakatan baru global mengenai komitmen mencegah perubahan iklim. Komitmen yang intinya mempertahankan keberadaan hutan hujan tropis sebagai paru-paru dunia tersebut rencananya menjadi agenda pokok dalam KTT UNFCC 2009 di Coppenhagen, Denmark, pada Desember nanti.
"Karena waktu pertemuan di Coppenhagen itu kurang dari 4 minggu lagi, maka agenda ini cukup mendesak," sambungnya.
(lh/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

