AS Akan Sita Empat Masjid Terkait Iran
Jumat, 13/11/2009 10:15 WIB
Ilustrasi (boston.com)
Washington -
Para penuntut federal AS telah mengambil langkah-langkah untuk menyita empat masjid AS dan gedung pencakar langit Fifth Avenue. Bangunan-bangunan tersebut dimiliki oleh sebuah organisasi muslim non-profit yang telah lama diduga dikendalikan diam-diam oleh pemerintah Iran.
Para penuntut federal telah mengajukan gugatan sipil di pengadilan federal terhadap organisasi terkait Iran tersebut, Alavi Foundation. Tuntutan tersebut berisi penyitaan aset-aset senilai lebih dari US$ 500 juta.
Aset-aset tersebut mencakup sejumlah rekening bank, pusat-pusat Islam yang terdiri dari sekolah-sekolah dan masjid-masjid di New York City, Maryland, California dan Houston. Juga lebih dari 40 hektar tanah di Virginia dan gedung perkantoran berlantai 36, Fifth Avenue di New York.
Ini akan menjadi salah satu penyitaan kontra-terorisme terbesar sepanjang sejarah AS. Penyitaan properti tersebut akan menjadi pukulan telak bagi Iran. Selama ini pemerintah AS terus menuding pemerintah Iran mendukung terorisme dan mencoba memproduksi bom nuklir.
Menurut para penuntut federal, Alavi Foundation mengelola gedung Fifth Avenue atas nama pemerintah Iran dan bekerja sama dengan perusahaan yang dikenal sebagai Assa Corp, yang secara ilegal menyalurkan jutaan dolar hasil pendapatan rental kantor ke Bank Melli, milik pemerintah Iran.
Bank Melli telah lama dituding AS memberikan dukungan pada program nuklir Iran. Sehingga di AS merupakan tindakan ilegal untuk berurusan dengan bank tersebut.
"Selama dua dekade, urusan-urusan Alavi Foundation telah diatur oleh banyak pejabat Iran, termasuk duta besar Iran untuk PBB, sebagai pelanggaran atas serangkaian hukum Amerika," kata penuntut AS, Preet Bharara seperti dilansir Straits Times, Jumat (13/11/2009).
Aksi penyitaan ini terjadi di tengah memanasnya hubungan AS-Iran atas isu program nuklir Iran. Belakangan hubungan kedua negara kian menegang menyusul penangkapan tiga warga AS di Iran atas tuduhan spionase.
(ita/iy)
Para penuntut federal telah mengajukan gugatan sipil di pengadilan federal terhadap organisasi terkait Iran tersebut, Alavi Foundation. Tuntutan tersebut berisi penyitaan aset-aset senilai lebih dari US$ 500 juta.
Aset-aset tersebut mencakup sejumlah rekening bank, pusat-pusat Islam yang terdiri dari sekolah-sekolah dan masjid-masjid di New York City, Maryland, California dan Houston. Juga lebih dari 40 hektar tanah di Virginia dan gedung perkantoran berlantai 36, Fifth Avenue di New York.
Ini akan menjadi salah satu penyitaan kontra-terorisme terbesar sepanjang sejarah AS. Penyitaan properti tersebut akan menjadi pukulan telak bagi Iran. Selama ini pemerintah AS terus menuding pemerintah Iran mendukung terorisme dan mencoba memproduksi bom nuklir.
Menurut para penuntut federal, Alavi Foundation mengelola gedung Fifth Avenue atas nama pemerintah Iran dan bekerja sama dengan perusahaan yang dikenal sebagai Assa Corp, yang secara ilegal menyalurkan jutaan dolar hasil pendapatan rental kantor ke Bank Melli, milik pemerintah Iran.
Bank Melli telah lama dituding AS memberikan dukungan pada program nuklir Iran. Sehingga di AS merupakan tindakan ilegal untuk berurusan dengan bank tersebut.
"Selama dua dekade, urusan-urusan Alavi Foundation telah diatur oleh banyak pejabat Iran, termasuk duta besar Iran untuk PBB, sebagai pelanggaran atas serangkaian hukum Amerika," kata penuntut AS, Preet Bharara seperti dilansir Straits Times, Jumat (13/11/2009).
Aksi penyitaan ini terjadi di tengah memanasnya hubungan AS-Iran atas isu program nuklir Iran. Belakangan hubungan kedua negara kian menegang menyusul penangkapan tiga warga AS di Iran atas tuduhan spionase.
(ita/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
399 Komentar
-
327 Komentar
-
272 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

