DPD: SBY Harus Serius Tindaklanjuti Rekomendasi Tim 8
Minggu, 15/11/2009 16:05 WIB
Jakarta -
Rekomendasi Tim Pencari Fakta kasus Bibit dan Chandra (Tim 8) harus ditindaklanjuti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Anggota Tim 8 sudah mewakili semangat profesionalisme dan ahli di bidang hukum.
"Seyogyanya temuan dari tim 8 harus jadi pertimbangan serius Presiden untuk ditindaklanjuti," kata Ketua DPD Irman Gusman kepada detikcom, Minggu (15/11/2009).
"Tim 8 kan dibentuk oleh Bapak Presiden. Isinya orang-orang yang selama ini kredibel dan dekat juga dengan Pak Presiden. Ada Pak Buyung, Denny, Pak Amir dan ada akademisinya," imbuh Irman.
Menurut Senator asal Sumatera Barat ini, kebijakan pembentukan Tim 8 sebagai respon positif SBY atas suara rakyat harus menjadi catatan tersendiri. Apalagi Ti 8 berisi orang-orang yang dinilai punya kemampuan di bidang ini.
"Tim 8 kan dibentuk oleh presiden sebagai respon dari besarnya perhatian masyarakat. Apalagi orang-orangnya itu terpercaya. Jadi selayaknya rekomendasinya bisa di foolow up," paparnya.
Irman menilai saat ini merupakan momentum yang paling tepat untuk melakukan perbaikan dan reformasi dalam bidang penegakan hukum di Indonesia. Sebab, tanpa perbaikan di sektor ini, program SBY dalam pemerintahannya yang kedua kali akan terkendala banyak hal.
"Ini akan menjadi momentum untuk melakukan perbaikan terhadap internal kepolisian dan kejaksaan, serta penegakan hukum di Indonesia," paparnya.
"Kalau momentum ini dilakukan dengan baik, konsolidasi untuk mencapai target kerja pemerintahan akan tercapai dengan baik," pungkasnya. (yid/iy)
"Seyogyanya temuan dari tim 8 harus jadi pertimbangan serius Presiden untuk ditindaklanjuti," kata Ketua DPD Irman Gusman kepada detikcom, Minggu (15/11/2009).
"Tim 8 kan dibentuk oleh Bapak Presiden. Isinya orang-orang yang selama ini kredibel dan dekat juga dengan Pak Presiden. Ada Pak Buyung, Denny, Pak Amir dan ada akademisinya," imbuh Irman.
Menurut Senator asal Sumatera Barat ini, kebijakan pembentukan Tim 8 sebagai respon positif SBY atas suara rakyat harus menjadi catatan tersendiri. Apalagi Ti 8 berisi orang-orang yang dinilai punya kemampuan di bidang ini.
"Tim 8 kan dibentuk oleh presiden sebagai respon dari besarnya perhatian masyarakat. Apalagi orang-orangnya itu terpercaya. Jadi selayaknya rekomendasinya bisa di foolow up," paparnya.
Irman menilai saat ini merupakan momentum yang paling tepat untuk melakukan perbaikan dan reformasi dalam bidang penegakan hukum di Indonesia. Sebab, tanpa perbaikan di sektor ini, program SBY dalam pemerintahannya yang kedua kali akan terkendala banyak hal.
"Ini akan menjadi momentum untuk melakukan perbaikan terhadap internal kepolisian dan kejaksaan, serta penegakan hukum di Indonesia," paparnya.
"Kalau momentum ini dilakukan dengan baik, konsolidasi untuk mencapai target kerja pemerintahan akan tercapai dengan baik," pungkasnya. (yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 12:38 WIB
Penusuk Warga yang Sedang Tidur di Masjid Tambora Ditangkap
-
Kamis, 09/02/2012 12:32 WIB
Berkas P21, Nunun Siap Disidang
-
Kamis, 09/02/2012 12:31 WIB
Denny: Ada Apa Pengacara Rosa Diskusi dengan Nazaruddin Tengah Malam?
-
Kamis, 09/02/2012 12:30 WIB
Dibantu Istri, Ocky Sutradarai Kaburnya Tahanan Polsek Cempaka Putih
-
Kamis, 09/02/2012 12:29 WIB
MA Bebaskan Terdakwa Korupsi Kuburan Rp 27 M, Satu Hakim Beda Pendapat
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 11:49 WIB
Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nasir, dan Pengacara Rosa di Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 10:08 WIB
Deklarator PD: Harusnya Bhatoegana dan Ruhut yang Dipecat, Bukan Anas!
-
Kamis, 09/02/2012 12:11 WIB
Nasir Bertameng Komisi III DPR untuk Jenguk Nazaruddin Tengah Malam
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 605.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

