Hak Angket Century
Respons Positif Wapres Boediono Seharusnya Diikuti Demokrat
Senin, 16/11/2009 04:41 WIB
Jakarta -
Respons positif Wakil Presiden Boediono atas usulan penggunaan Hak Angket Bank Century, harusnya menumbuhkan dukungan bulat dari semua fraksi di DPR. Sikap Fraksi Partai Demokrat, sebagai fraksi terbesar pendukung pemerintah, hendaknya juga seirama dengan sikap Wapres Boediono tersebut.
"Mestinya bisa menumbuhkan dukungan bulat dari semua fraksi dan anggota DPR, termasuk Fraksi Partai Demokrat," kata Anggota Komisi III Bambang Soesatyo lewat pesan singkat kepada detikcom, Senin (16/11/2009).
Dalam jumpa pers, Jumat (13/11/2009), Wapres Boediono yakin tidak ada kesalahan prosedur dalam pengambilan kebijakan pengucuran dana talangan Rp 6,7 triliun ke Bank Century, pada saat ia menjabat Gubernur BI. Ia pun menyatakan siap diperiksa.
Menurut Bambang, sikap F-PD yang tidak mendukung angket karena masih menunggu hasil audit investigasi BPK sama artinya percaya bahwa DPR dibawa ke jalan buntu. DPR tengah menunggu hasil audit BPK yang masih terkendala laporan penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).
"Sebab kita tahu BPK akan kesulitan memperolah data aliran dana Bank
Century karena terbentur UU PPATK pasal 26 ayat g yang menyatakan bahwa yang berhak meminta adalah Kepolisian dan Kejaksaan," ujar Bambang yang merupakan anggota Fraksi Partai Golkar, pendukung pemerintah.
"Kecuali presiden bersedia mengeluarkan Perppu agar BPK berhak memperoleh data aliran dana dari PPATK," pungkasnya.
(lrn/amd)
"Mestinya bisa menumbuhkan dukungan bulat dari semua fraksi dan anggota DPR, termasuk Fraksi Partai Demokrat," kata Anggota Komisi III Bambang Soesatyo lewat pesan singkat kepada detikcom, Senin (16/11/2009).
Dalam jumpa pers, Jumat (13/11/2009), Wapres Boediono yakin tidak ada kesalahan prosedur dalam pengambilan kebijakan pengucuran dana talangan Rp 6,7 triliun ke Bank Century, pada saat ia menjabat Gubernur BI. Ia pun menyatakan siap diperiksa.
Menurut Bambang, sikap F-PD yang tidak mendukung angket karena masih menunggu hasil audit investigasi BPK sama artinya percaya bahwa DPR dibawa ke jalan buntu. DPR tengah menunggu hasil audit BPK yang masih terkendala laporan penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).
"Sebab kita tahu BPK akan kesulitan memperolah data aliran dana Bank
Century karena terbentur UU PPATK pasal 26 ayat g yang menyatakan bahwa yang berhak meminta adalah Kepolisian dan Kejaksaan," ujar Bambang yang merupakan anggota Fraksi Partai Golkar, pendukung pemerintah.
"Kecuali presiden bersedia mengeluarkan Perppu agar BPK berhak memperoleh data aliran dana dari PPATK," pungkasnya.
(lrn/amd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

