70 Pemondokan Haji Disiapkan PPIH di Arafah
Senin, 16/11/2009 05:36 WIB
ilustrasi
Terkait
Mekkah -
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah tengah mempersiapakan 70 tempat pemondokan haji (maktab) bagi jamaah calon haji di Padang Arafah, Arab Saudi. Penempatan ke-70 maktab ini nantinya tergantung keputusan pihak muasasah.
"Kalau tahun sebelumnya lokasi yang diberikan kurang luas, maka tahun ini diupayakan lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Daker Makkah, Subakin Abdul Muthalib, kepada tim Wartawan MCH Daker Makkah, di Makkah, Minggu (15/11/2009) malam.
Subakin menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan segala fasilitas seperti air, pendingin udara dan tempat tidur.
"Karena kita akan mengantisipasi jamaah-jamaah dari Arafah yang langsung melempar jumrah dan melakukan Tawaf Ifadoh. Setelah itu semua jamaah kembali kepemondokan dan fasilitas air sudah tersedia," katanya.
Menurut Subakin, saat pelaksanaan Wukuf di Arafah akan disiapkan petugas PPIH dari berbagai unsur untuk mensukseskan ibadah haji. Adapun kapasitas setiap maktab masing-masing dapat menampung 2.000 sampai 3.000 jamaah.
"Untuk yang di Mina kita juga sudah meminta kepada pihak muasasah supaya jamaah kita dimasukkan dalam wilayah Haratsulisan. Tapi kalau tidak muat akan ditempatkan di Mina Jadid," jelasnya.
Dijelaskan Subakin, semua petugas yang berada di Madinah akan ditempatkan di Mina. Sedangkan para petugas di Jeddah akan ditugaskan di Arafah. Adapun petugas di Makkah akan bertugas di Muzdalifah.
Sementara itu, terkait pengiriman jamaah calon haji gelombang pertama dari Madinah yang berakhir hari ini, Subakin mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Muasasah untuk menyiapkan kendaraan yang dibutuhkan.
"Kita sudah meminta kepada pihak Muasasah untuk menyiapkan kendaraan yang kita butuhkan. Tak hanya itu, kita juga sudah menyiapkan kendaraan feeder sebanyak 140 unit yang dapat menampung 30 jamaah per unitnya," ungkapnya.
Balai Pengobatan Haji Indonesia Makkah juga terus berbenah. Menurut penanggung jawab BPHI, Dr Anita Rosari SpPD, pada 10 hari menjelang Armina, semua dokter baik di BPHI maupun di tiap sektor harus mempersentasikan jumlah pasien yang tak mampu mengikuti Armina bersama jamaah lainnya.
"Nanti lima hari menjelang Armina, kami melakukan ricek data lagi agar lebih akurat," tambahnya.
BPHI menyediakan ambulan yang mampu menampung sekitar 200 orang untuk keperluan safari wukuf. Seluruh ambulan yang dioperasikan misi haji Indonesia di Jeddah dan Madinah sejumlah 27 unit juga akan ditarik ke Makkah untuk memaksimalkan pelayanan.
"Pasien-pasien yang mampu duduk akan kami angkut menggunakan bus khusus," tambahnya.
BPHI juga akan mendirikan tenda khusus selama Armina untuk memudahkan pelayanan terhadap jamaah. "Semua dokter dan paramedis akan ditarik ke Makkah untuk keperluan ini," tambahnya.
Saat ini, di Jeddah-Madinah-Makkah, jumlah jamaah yang menjalani rawat inap sebanyak 143 orang dan rawat jalan 3.718 orang.
Bila sampai Armina kondisinya masih seperti itu, maka pasien-pasien rawat inap itu akan disafariwukufkan.
Menghadapi Armina, Anita berpesan agar jamaah haji menjaga stamina mereka. Salah satu caranya adalah dengan makan dan minum secara cukup dan tidak telalu menforsir diri.
"Sebaiknya, bila fisik tak mampu, tidak perlu melakukan umrah sunah terlalu sering," ujarnya.
(zal/amd)
"Kalau tahun sebelumnya lokasi yang diberikan kurang luas, maka tahun ini diupayakan lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Daker Makkah, Subakin Abdul Muthalib, kepada tim Wartawan MCH Daker Makkah, di Makkah, Minggu (15/11/2009) malam.
Subakin menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan segala fasilitas seperti air, pendingin udara dan tempat tidur.
"Karena kita akan mengantisipasi jamaah-jamaah dari Arafah yang langsung melempar jumrah dan melakukan Tawaf Ifadoh. Setelah itu semua jamaah kembali kepemondokan dan fasilitas air sudah tersedia," katanya.
Menurut Subakin, saat pelaksanaan Wukuf di Arafah akan disiapkan petugas PPIH dari berbagai unsur untuk mensukseskan ibadah haji. Adapun kapasitas setiap maktab masing-masing dapat menampung 2.000 sampai 3.000 jamaah.
"Untuk yang di Mina kita juga sudah meminta kepada pihak muasasah supaya jamaah kita dimasukkan dalam wilayah Haratsulisan. Tapi kalau tidak muat akan ditempatkan di Mina Jadid," jelasnya.
Dijelaskan Subakin, semua petugas yang berada di Madinah akan ditempatkan di Mina. Sedangkan para petugas di Jeddah akan ditugaskan di Arafah. Adapun petugas di Makkah akan bertugas di Muzdalifah.
Sementara itu, terkait pengiriman jamaah calon haji gelombang pertama dari Madinah yang berakhir hari ini, Subakin mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Muasasah untuk menyiapkan kendaraan yang dibutuhkan.
"Kita sudah meminta kepada pihak Muasasah untuk menyiapkan kendaraan yang kita butuhkan. Tak hanya itu, kita juga sudah menyiapkan kendaraan feeder sebanyak 140 unit yang dapat menampung 30 jamaah per unitnya," ungkapnya.
Balai Pengobatan Haji Indonesia Makkah juga terus berbenah. Menurut penanggung jawab BPHI, Dr Anita Rosari SpPD, pada 10 hari menjelang Armina, semua dokter baik di BPHI maupun di tiap sektor harus mempersentasikan jumlah pasien yang tak mampu mengikuti Armina bersama jamaah lainnya.
"Nanti lima hari menjelang Armina, kami melakukan ricek data lagi agar lebih akurat," tambahnya.
BPHI menyediakan ambulan yang mampu menampung sekitar 200 orang untuk keperluan safari wukuf. Seluruh ambulan yang dioperasikan misi haji Indonesia di Jeddah dan Madinah sejumlah 27 unit juga akan ditarik ke Makkah untuk memaksimalkan pelayanan.
"Pasien-pasien yang mampu duduk akan kami angkut menggunakan bus khusus," tambahnya.
BPHI juga akan mendirikan tenda khusus selama Armina untuk memudahkan pelayanan terhadap jamaah. "Semua dokter dan paramedis akan ditarik ke Makkah untuk keperluan ini," tambahnya.
Saat ini, di Jeddah-Madinah-Makkah, jumlah jamaah yang menjalani rawat inap sebanyak 143 orang dan rawat jalan 3.718 orang.
Bila sampai Armina kondisinya masih seperti itu, maka pasien-pasien rawat inap itu akan disafariwukufkan.
Menghadapi Armina, Anita berpesan agar jamaah haji menjaga stamina mereka. Salah satu caranya adalah dengan makan dan minum secara cukup dan tidak telalu menforsir diri.
"Sebaiknya, bila fisik tak mampu, tidak perlu melakukan umrah sunah terlalu sering," ujarnya.
(zal/amd)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/02/2012 17:07 WIB
Orang-orang Anas Diisukan Mulai Digeser dari DPP PD
-
Jumat, 10/02/2012 17:04 WIB
Patrialis: Jangan Salah Gunakan Kartu Akses Kemenkum HAM
-
Jumat, 10/02/2012 16:54 WIB
Izin Terbang Pilot Junkies Akan Dicabut Selamanya
-
Jumat, 10/02/2012 16:37 WIB
Setahun Lolos dari Sergapan, Maling Mobil Dibekuk Saat Terlelap Tidur
-
Jumat, 10/02/2012 16:33 WIB
Ini Dia Awal Kisah Komisi III Punya Akses Khusus ke Penjara
-
Jumat, 10/02/2012 16:33 WIB
Ini Dia Awal Kisah Komisi III Punya Akses Khusus ke Penjara
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 16:17 WIB
Hujan Es & Angin Kencang di Depok, 2 Pohon Tumbang
-
Jumat, 10/02/2012 16:11 WIB
Coreng Citra PD, Nasir Terancam Sanksi Keras
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

