Kasus Kaki Gajah
Komisi IX akan Bentuk Panja dan Panggil Menkes
Senin, 16/11/2009 19:09 WIB
Pasien kaki gajah
Jakarta -
Komisi IX menaruh perhatian khusus terkait pengobatan massal kaki gajah yang menewaskan hingga 9 orang. Komisi kesehatan DPR ini akan membentuk Panitia kerja (Panja) untuk mencari kejelasan kasus ini.
"Kita akan membentuk Panja. Karena kita akan spesifik mencari kejelasan soal ini," kata Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/11/2009).
Untuk langkah awal, kata Ribka, Komisi IX akan mendatangi lokasi pasien pengobatan kaki gajah yang meninggal itu untuk mengetahui secara jelas kondisi pasien.
"Rencananya Rabu besok. Kita akan tanyai semua. Itu nanti akan jadi bahan kita untuk bentuk Panja," terang politisi PDIP ini.
Ribka menilai kejadian yang terjadi di Kabupaten Bandung ini merupakan kejadian yang luar biasa. Ribka mengaku dirinya sudah menerima laporan korban tewas sudah 9 orang meninggal.
"Karena itu Panja ini penting seperti Panja Namru-2," terangnya.
Pembentukan Panja juga akan memanggil Menkes untuk menjelaskan kasus ini.
Selain Menkes, Panja juga akan memanggil pemerintahan setempat.
Ribka mengatakan, kasus ini menjadi tantangan Menkes baru untuk bisa menyelesaikannya dalam 100 hari pertama program kerjannya. Jika gagal, patut dipertanyakan kinerja Menkes berikutnya.
"Ini harus masuk program 100 harinya Menkes. Bisa nggak dia menyelesaikan ini? Kalau tidak bisa, ya kita patut mempertanyakan," pungkasnya.
(Rez/mad)
"Kita akan membentuk Panja. Karena kita akan spesifik mencari kejelasan soal ini," kata Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/11/2009).
Untuk langkah awal, kata Ribka, Komisi IX akan mendatangi lokasi pasien pengobatan kaki gajah yang meninggal itu untuk mengetahui secara jelas kondisi pasien.
"Rencananya Rabu besok. Kita akan tanyai semua. Itu nanti akan jadi bahan kita untuk bentuk Panja," terang politisi PDIP ini.
Ribka menilai kejadian yang terjadi di Kabupaten Bandung ini merupakan kejadian yang luar biasa. Ribka mengaku dirinya sudah menerima laporan korban tewas sudah 9 orang meninggal.
"Karena itu Panja ini penting seperti Panja Namru-2," terangnya.
Pembentukan Panja juga akan memanggil Menkes untuk menjelaskan kasus ini.
Selain Menkes, Panja juga akan memanggil pemerintahan setempat.
Ribka mengatakan, kasus ini menjadi tantangan Menkes baru untuk bisa menyelesaikannya dalam 100 hari pertama program kerjannya. Jika gagal, patut dipertanyakan kinerja Menkes berikutnya.
"Ini harus masuk program 100 harinya Menkes. Bisa nggak dia menyelesaikan ini? Kalau tidak bisa, ya kita patut mempertanyakan," pungkasnya.
(Rez/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 09:35 WIB
Sekjen PBB: Indonesia Berperan Penting dalam Isu Perubahan Iklim
-
Sabtu, 11/02/2012 09:29 WIB
KPK Ekspose Kasus Century Hingga Tengah Malam
-
Sabtu, 11/02/2012 09:03 WIB
Hakim Agung Artidjo: Tikus Koruptor Berkeliaran di Lingkaran Kekuasaan
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 08:37 WIB
Sopir Bus Maut Ditangkap di Garut
-
229 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

