
Pemerintah Didesak Digitalkan Dokumen Sejarah Indonesia di Leiden
Kamis, 19/11/2009 00:52 WIB
Medan -
Sejumlah sejarah Indonesia yang ada di Leiden, Belanda, hendaknya segera diarsipkan secara digital agar bisa dijadikan bahan penelitian di Tanah Air. Hal ini perlu dilakukan jika memang membawa dokumen sejarah yang asli tidak bisa dilakukan.
Ketua Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial (Pusis) Universitas Negeri Medan (Unimed), Ichwan Azhari menyatakan, digitalisasi dokumen sejarah itu hendaknya dapat segera dilakukan pemerintah. Sudah sekian lama Indonesia merdeka, tetapi masalah ini sepertinya belum mendapat perhatian yang cukup, padahal sangat penting.
"Keberadaan dokumen tersebut seperti manuskrip dan sebagainya yang ada di Belanda, terutama Leiden, merupakan sumber penelitian yang sangat penting," kata Ichwan dalam diskusi Sistem Sosial Politik Batak Toba Sebelum Kolonial di Unimed, Rabu (18/11/2009).
Dikatakan Ichwan, jika berbagai arsip tersebut bisa diakses di Indonesia, maka akan mempermudah berbagai penelitian. Selama ini hal itu menjadi kendala karena untuk mengakses dokumen tersebut di Belanda akan membutuhkan biaya yang besar.
Dalam kesempatan yang sama, peneliti dari Universitas Leiden, Belanda, Johann Angerier menyatakan digitalisasi dokumen itu memang memungkinkan. Apalagi selama ini berbagai dokumen tersebut relatif jarang dimanfaatkan.
"Saya kira, membawa dokumen aslinya kembali ke Indonesia akan sangat sulit, namun jika diarsipkan secara digital itu mungkin saja," kata Johann Angerier yang berkebangsaan Austria.
Selama ini, kata Johann, dokumen-dokumen dari Indonesia yang ada di Leiden memang dirawat, tetapi jarang dilihat. Padahal jika ada di Indonesia, dokumen itu sangat berharga untuk jadi bahan penelitian.
(rul/anw)
Ketua Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial (Pusis) Universitas Negeri Medan (Unimed), Ichwan Azhari menyatakan, digitalisasi dokumen sejarah itu hendaknya dapat segera dilakukan pemerintah. Sudah sekian lama Indonesia merdeka, tetapi masalah ini sepertinya belum mendapat perhatian yang cukup, padahal sangat penting.
"Keberadaan dokumen tersebut seperti manuskrip dan sebagainya yang ada di Belanda, terutama Leiden, merupakan sumber penelitian yang sangat penting," kata Ichwan dalam diskusi Sistem Sosial Politik Batak Toba Sebelum Kolonial di Unimed, Rabu (18/11/2009).
Dikatakan Ichwan, jika berbagai arsip tersebut bisa diakses di Indonesia, maka akan mempermudah berbagai penelitian. Selama ini hal itu menjadi kendala karena untuk mengakses dokumen tersebut di Belanda akan membutuhkan biaya yang besar.
Dalam kesempatan yang sama, peneliti dari Universitas Leiden, Belanda, Johann Angerier menyatakan digitalisasi dokumen itu memang memungkinkan. Apalagi selama ini berbagai dokumen tersebut relatif jarang dimanfaatkan.
"Saya kira, membawa dokumen aslinya kembali ke Indonesia akan sangat sulit, namun jika diarsipkan secara digital itu mungkin saja," kata Johann Angerier yang berkebangsaan Austria.
Selama ini, kata Johann, dokumen-dokumen dari Indonesia yang ada di Leiden memang dirawat, tetapi jarang dilihat. Padahal jika ada di Indonesia, dokumen itu sangat berharga untuk jadi bahan penelitian.
(rul/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
613 Komentar
-
504 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

