Seruan Agar Kapolri Dicopot Makin Kuat
Minggu, 22/11/2009 16:58 WIB
Jakarta -
Tim 8 telah menyampaikan rekomendasi terhadap Presiden SBY guna menyikapi kisruh KPK dan Polri. Satu langkah yang perlu dilakukan SBY untuk menyelesaikan kemelut tersebut adalah dengan mencopot Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).
"Langkah yang harus diambil presiden adalah mencopot Kapolri untuk menyelesaikan semua permasalahannya," kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho kepada wartawan di kantornya, Jl Kalibata IV D No 6, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2009).
Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen PTIK, Bambang Widodo Umar. Menurut Bambang, dengan dicopotnya Kapolri, setidaknya hal itu akan memberikan kesejukan bagi masyarakat.
"Dilihat dari kepemimpinan dalam situasi gonjang-ganjing seperti ini, sepatutnya dicopot. Setidaknya hal ini akan memberikan kesejukan bagi masyarakat," kata Bambang.
Kapolri mendatang, menurut Bambang, harus memiliki loyalitas yang tinggi. Dan yang terpenting, lanjut Bambang, Kapolri harus bersih dari makelar kasus (markus).
"Jangan pilih Kapolri yang berteman dengan markus, prestasi harus menonjol dan loyalitas tinggi," jelas Bambang.
Tindakan lain yang harus diambil presiden, lanjut Emerson, adalah dengan membentuk tim untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja Polri. Emerson juga berharap agar presiden bisa bekerja cepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Jangan lamban kayak keong atau siput," tegas Emerson.
(mei/ndr)
"Langkah yang harus diambil presiden adalah mencopot Kapolri untuk menyelesaikan semua permasalahannya," kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho kepada wartawan di kantornya, Jl Kalibata IV D No 6, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2009).
Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen PTIK, Bambang Widodo Umar. Menurut Bambang, dengan dicopotnya Kapolri, setidaknya hal itu akan memberikan kesejukan bagi masyarakat.
"Dilihat dari kepemimpinan dalam situasi gonjang-ganjing seperti ini, sepatutnya dicopot. Setidaknya hal ini akan memberikan kesejukan bagi masyarakat," kata Bambang.
Kapolri mendatang, menurut Bambang, harus memiliki loyalitas yang tinggi. Dan yang terpenting, lanjut Bambang, Kapolri harus bersih dari makelar kasus (markus).
"Jangan pilih Kapolri yang berteman dengan markus, prestasi harus menonjol dan loyalitas tinggi," jelas Bambang.
Tindakan lain yang harus diambil presiden, lanjut Emerson, adalah dengan membentuk tim untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja Polri. Emerson juga berharap agar presiden bisa bekerja cepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Jangan lamban kayak keong atau siput," tegas Emerson.
(mei/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

