Laporan dari Arab Saudi
Jamaah Calhaj Tak Tarwiyah di Mina Untuk Hindari Mudarat
Minggu, 22/11/2009 20:58 WIB
Makkah -
Menteri Agama Suryadarma Ali mengatakan, tidak boleh ada mudarat yang terjadi dalam penyelenggaraan haji. Oleh karena itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mengambil kebijakan yang terbaik bagi jamaah agar terlayani dengan baik, aman dan nyaman.
"Jamaah Indonesia langsung diberangkatkan menuju Arafah tanggal 8 Dzulhijah atau 25 November untuk melaksanakan wukuf. Kebijakan ini diambil dalam rangka menghindari mudarat yang mungkin timbul, jika jamaah harus melaksanakan tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijah," kata Suryadarma di Makkah Al-Mukaramah, Minggu (22/11/2009).
Diberitakan, jamaah dari seluruh dunia melaksanakan malam tarwiyah (mabit di Mina dan berjalan kaku sebelum wukuf Mina), 8 Dzulhijah atau 25 November di Mina, sebagaimana dicontohkan Rasulullah. Hanya jamaah Indonesia yang tidak melaksanakan tarwiyah. Jamaah Indonesia pada waktu bersamaan malah menuju ke Arafah untuk menanti wukuf yang berlangsung, Kamis (26/11/2009) lusa ba'da Dzuhur.
Dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Subakin Abdul Muthalib dan Kepala Pengawas Katering PPIH Sri Ilham Lubis, Suryadarma mengakui bahwa pelaksanaan ibadah haji yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah yang terbaik. Akan tetapi, jika jamaah Indonesia melaksanakan tarwiyah pada malam 8 Dulhijah, dikhwatirkan tidak bisa datang di Arafah pada saat Dzuhur hingga Magrib pada 26 November 2009.
"Padahal, haji adalah Arafah. Tidaklah dianggap berhaji seseorang yang tidak datang di Arafah saat wukuf. Oleh karena itu, pemerintah memilih agar jamaah tidak terkena mudarat, melainkan semua selamat mengikuti wukuf di Arafah," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Daker Makkah Subakin Abdul Muthalib menambahkan, pihaknya sama sekalia tidak melarang jemaah melaksanakan tarwiyah. Hanya saja, pelaksana yang akan mengoordinasikan tarwiyah tersebut harus bertanggung jawab atas berbagai kejadian yang mungkin terjadi, termasuk kemungkinan jamaah tidak bisa sampai ke Arafah saat wukuf.
"Yang mau melaksanakan tarwiyah, silakan. Tapi kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang mau melaksanakannya harus menandatangani surat perjanjian dan tanazzul. Sebab, jika seluruh jamaah haji Indonesia yang berjumlah sekitar 200.000 setelah subuh harus pindah dari Mina ke Arafah, secara teknis tidak memungkinkan," jelasnya.
(zal/did)
"Jamaah Indonesia langsung diberangkatkan menuju Arafah tanggal 8 Dzulhijah atau 25 November untuk melaksanakan wukuf. Kebijakan ini diambil dalam rangka menghindari mudarat yang mungkin timbul, jika jamaah harus melaksanakan tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijah," kata Suryadarma di Makkah Al-Mukaramah, Minggu (22/11/2009).
Diberitakan, jamaah dari seluruh dunia melaksanakan malam tarwiyah (mabit di Mina dan berjalan kaku sebelum wukuf Mina), 8 Dzulhijah atau 25 November di Mina, sebagaimana dicontohkan Rasulullah. Hanya jamaah Indonesia yang tidak melaksanakan tarwiyah. Jamaah Indonesia pada waktu bersamaan malah menuju ke Arafah untuk menanti wukuf yang berlangsung, Kamis (26/11/2009) lusa ba'da Dzuhur.
Dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Subakin Abdul Muthalib dan Kepala Pengawas Katering PPIH Sri Ilham Lubis, Suryadarma mengakui bahwa pelaksanaan ibadah haji yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah yang terbaik. Akan tetapi, jika jamaah Indonesia melaksanakan tarwiyah pada malam 8 Dulhijah, dikhwatirkan tidak bisa datang di Arafah pada saat Dzuhur hingga Magrib pada 26 November 2009.
"Padahal, haji adalah Arafah. Tidaklah dianggap berhaji seseorang yang tidak datang di Arafah saat wukuf. Oleh karena itu, pemerintah memilih agar jamaah tidak terkena mudarat, melainkan semua selamat mengikuti wukuf di Arafah," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Daker Makkah Subakin Abdul Muthalib menambahkan, pihaknya sama sekalia tidak melarang jemaah melaksanakan tarwiyah. Hanya saja, pelaksana yang akan mengoordinasikan tarwiyah tersebut harus bertanggung jawab atas berbagai kejadian yang mungkin terjadi, termasuk kemungkinan jamaah tidak bisa sampai ke Arafah saat wukuf.
"Yang mau melaksanakan tarwiyah, silakan. Tapi kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang mau melaksanakannya harus menandatangani surat perjanjian dan tanazzul. Sebab, jika seluruh jamaah haji Indonesia yang berjumlah sekitar 200.000 setelah subuh harus pindah dari Mina ke Arafah, secara teknis tidak memungkinkan," jelasnya.
(zal/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 09:06 WIB
Sidang Umar Patek Dijaga Ketat, Ratusan Polisi Siaga
-
Senin, 13/02/2012 08:58 WIB
Temui Nazar Tengah Malam, BK DPR Panggil Nasir Selasa 14 Februari
-
Senin, 13/02/2012 08:53 WIB
Wa Ode Jadi Tersangka, FPAN Siapkan Perombakan Anggota Banggar
-
Senin, 13/02/2012 08:33 WIB
Kemenhub Kirim Tim ke Ngawi Cek Tabrakan Bus Mira yang Tewaskan 4 Orang
-
Senin, 13/02/2012 08:16 WIB
DPP PD Tindaklanjuti Rekomendasi DK Soal Pemecatan Kader Bermasalah
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 07:44 WIB
Ruang Banggar Digeledah KPK, Sutan: Ngeri-ngeri Sedap Barang Tuh!
-
Senin, 13/02/2012 07:34 WIB
Danau 'Ajaib' Jebol, Dusun Mamua Maluku Tengah Tersapu Air Bah
-
Senin, 13/02/2012 08:14 WIB
Kecelakaan Beruntun 4 Mobil di Tol Jagorawi
-
604 Komentar
-
510 Komentar
-
384 Komentar
-
280 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

