Tifatul: Presiden Ingin Kasus Bibit-Chandra Dibawa ke Pengadilan
Minggu, 22/11/2009 21:10 WIB
Jakarta -
Presiden SBY baru akan mengumumkan secara resmi sikapnya terkait kasus Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah besok. Namun Menkominfo Tifatul Sembiring sudah membaca sikap yang akan diambil SBY.
Berdasarkan pembacaan mantan Presiden PKS ini, SBY akan meminta agar kasus Bibit-Chandra tetap dibawa ke pengadilan.
"Saya membaca gerak tubuh Presiden. Kalau seandainya (kasus) distop tapi belum tahu putusannya bagaimana, itu Anggoro dan Anggodo akan hilang begitu saja karena dia masih terkait dengan kasus ini. Jadi untuk jelasnya, semuanya bawa ke pengadilan. Itu kalau saya boleh menerjemahkan bahasa tubuh Presiden," kata Tifatul.
Hal itu dikatakan Tifatul sebelum pertemuan SBY dengan Pemred media massa di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Minggu (22/11/2009) malam. Selain Tifatul, acara itu juga dihadiri para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, antara lain, Meneg Pora Andi Mallarangeng, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menkum HAM Patrialis Akbar, dan Menko Polhukam Djoko Suyanto.
Dengan meminta kasus itu dibawa ke pengadilan, menurut Tifatul, tidak berarti SBY mengabaikan rekomendasi Tim 8. Sebab di dalam rekomendasi Tim 8 terdapat banyak hal, dan SBY akan menjalankannya secara komprehensif.
"Tidak diabaikan, tetapi adalah mengambil secara komprehensif, termasuk yang dari tim 8. Kan di situ ada masalah Anggoro dan Anggodo, segera ditindaklanjuti. Di satu sisi hukum akan ditegakkan," tegas Tifatul.
(sho/did)
Berdasarkan pembacaan mantan Presiden PKS ini, SBY akan meminta agar kasus Bibit-Chandra tetap dibawa ke pengadilan.
"Saya membaca gerak tubuh Presiden. Kalau seandainya (kasus) distop tapi belum tahu putusannya bagaimana, itu Anggoro dan Anggodo akan hilang begitu saja karena dia masih terkait dengan kasus ini. Jadi untuk jelasnya, semuanya bawa ke pengadilan. Itu kalau saya boleh menerjemahkan bahasa tubuh Presiden," kata Tifatul.
Hal itu dikatakan Tifatul sebelum pertemuan SBY dengan Pemred media massa di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Minggu (22/11/2009) malam. Selain Tifatul, acara itu juga dihadiri para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, antara lain, Meneg Pora Andi Mallarangeng, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menkum HAM Patrialis Akbar, dan Menko Polhukam Djoko Suyanto.
Dengan meminta kasus itu dibawa ke pengadilan, menurut Tifatul, tidak berarti SBY mengabaikan rekomendasi Tim 8. Sebab di dalam rekomendasi Tim 8 terdapat banyak hal, dan SBY akan menjalankannya secara komprehensif.
"Tidak diabaikan, tetapi adalah mengambil secara komprehensif, termasuk yang dari tim 8. Kan di situ ada masalah Anggoro dan Anggodo, segera ditindaklanjuti. Di satu sisi hukum akan ditegakkan," tegas Tifatul.
(sho/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 05:05 WIB
Kepala Terminal Garut: Bus Karunia Bakti Laik Jalan
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

