Rekomendasi Tim 8
SBY: Apapun yang Saya Pilih Tentu Ada Kontroversinya
Senin, 23/11/2009 05:45 WIB
(Foto: Abror/Setpres)
Jakarta -
Presiden SBY menyadari kasus Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah merupakan hal pelik. Apapun keputusan yang diambilnya terkait rekomendasi Tim 8, SBY sadar pasti akan ada kontroversi.
"Tentu sebagaimana saya katakan kepada Rosihan, apapun yang saya pilih sebagai kepala negara tentu ada kontroversinya," kata SBY dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (22/11/2009) malam.
Bagi SBY, yang terbaik bukan saja selesainya kasus Bibit-Chandra, melainkan juga adanya harmoni permanen antarlembaga negara penegak hukum. "Merugi kita, menangis kita, polisi, kejaksaan, KPK di pengadilan nanti," kata SBY.
SBY juga menyinggung perbincangannya dengan Dahlan Iskan. Dia mengaku diberi tahu Dahlan bagaimana cerita pemberantasan korupsi di Hongkong. Di sana, awalnya pemberantasan korupsi juga mengalami masalah pelik berupa rivalitas dan konflik antarlembaga pemberantas korupsi.
"Bahkan kepala kepolisian di Hongkong ditangkap oleh KPK. Akhirnya negara terlibat," kata SBY.
Karena itulah SBY menekankan pentingnya persatuan antarlembaga pemberantas korupsi. "Dewan ini kita perbaiki, berhenti berantem satu sama lain. Seharusnya bersatu memberantas korupsi, malah berantem sendiri. Tapi perbaikan ini, masing-masing perbaiki diri dan sebagainya," imbuh SBY.
(sho/did)
"Tentu sebagaimana saya katakan kepada Rosihan, apapun yang saya pilih sebagai kepala negara tentu ada kontroversinya," kata SBY dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (22/11/2009) malam.
Bagi SBY, yang terbaik bukan saja selesainya kasus Bibit-Chandra, melainkan juga adanya harmoni permanen antarlembaga negara penegak hukum. "Merugi kita, menangis kita, polisi, kejaksaan, KPK di pengadilan nanti," kata SBY.
SBY juga menyinggung perbincangannya dengan Dahlan Iskan. Dia mengaku diberi tahu Dahlan bagaimana cerita pemberantasan korupsi di Hongkong. Di sana, awalnya pemberantasan korupsi juga mengalami masalah pelik berupa rivalitas dan konflik antarlembaga pemberantas korupsi.
"Bahkan kepala kepolisian di Hongkong ditangkap oleh KPK. Akhirnya negara terlibat," kata SBY.
Karena itulah SBY menekankan pentingnya persatuan antarlembaga pemberantas korupsi. "Dewan ini kita perbaiki, berhenti berantem satu sama lain. Seharusnya bersatu memberantas korupsi, malah berantem sendiri. Tapi perbaikan ini, masing-masing perbaiki diri dan sebagainya," imbuh SBY.
(sho/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 10:50 WIB
Jumiati Jatuh dari Lantai 10 Apartemen Sudirman Saat Jemur Pakaian
-
Rabu, 08/02/2012 10:38 WIB
Pramugari & Seluruh Kru Pesawat Juga akan Dites Narkoba
-
Rabu, 08/02/2012 10:35 WIB
Ruhut Ditegur Keras BK DPR, Harus Perbaiki Kisruh Rumah Tangganya
-
Rabu, 08/02/2012 10:25 WIB
Hatta Ali Terpilih Jadi Ketua MA
-
Rabu, 08/02/2012 10:21 WIB
Marzuki: Teknologi IT Rp 7,5 M di Ruang Banggar Harus Dicopot!
-
Rabu, 08/02/2012 09:58 WIB
Urine Pilot & Kopilot Diperiksa, 1 Kopilot Terindikasi Narkoba
-
Rabu, 08/02/2012 09:39 WIB
ABG Tewas di Rumahnya di Kebayoran Baru
-
Rabu, 08/02/2012 10:03 WIB
Pedagang Baru Blokir Stasiun Cikini Bila Kesepakatan Buntu
-
Rabu, 08/02/2012 08:54 WIB
Wanita Tewas Terjatuh dari Apartemen Sudirman
-
226 Komentar
-
195 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 1,418.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

