Temui KPK, Menkum HAM Tak Bicarakan Pengunduran Diri Bibit & Chandra
Senin, 23/11/2009 08:13 WIB
Jakarta -
Sehari sebelum Presiden SBY menyampaikan sikap resminya terkait kasus Bibit-Chandra, Menkum HAM Patrialis Akbar menemui para pimpinan KPK. Namun Patrialis mengaku tidak membicarakan persoalan hukum menyangkut 2 pimpinan nonaktif KPK tersebut, termasuk kabar permintaan pemerintah agar Bibit dan Chandra mundur.
"Saya silaturahim saja, kangen sama kawan-kawan KPK. Terutama 3 pimpinan yang baru kan saya belum ketemu. Lagi pula kantor saya kan dekat dengan KPK. Saya iseng-iseng telepon, ternyata mereka lagi di kantor," kata Patrialis saat dihubungi detikcom, Senin (23/11/2009).
Sebelumnya beredar kabar bahwa pemerintah akan meminta Bibit dan Chandra mundur dari KPK setelah kasusnya dihentikan. Ini sebagai bentuk win-win solution untuk kisruh KPK vs Polri ini. Hal tersebut dimaksudkan untuk 'memberi muka' kepada Kepolisian dan Kejaksaan.
Diduga untuk keperluan mengkomunikasikan hal inilah Menkum HAM mendatangi KPK Minggu (22/11/2009) kemarin. Sebab Presiden SBY tak bisa memanggil KPK seenaknya seperti dia memanggil Jaksa Agung dan Kapolri yang menjadi bawahannya.
Namun hal ini dibantah oleh Menkum HAM. Menurut Patrialis, tidak mungkin pemerintah meminta Bibit dan Chandra mundur dari KPK. "Nggak ada itu. Kita sangat tidak mungkin menyuruh mereka mundur," tegas Patrialis.
Dalam mengambil sikap terkait kasus Bibit-Chandra ini, SBY melibatkan banyak lembaga negara untuk diminta masukan. Kemarin SBY bertemu dengan para pemimpin lembaga negara, yakni Ketua MK, Ketua MA, Jaksa Agung, dan Kapolri. Selain itu SBY juga bertemu dengan para menteri di bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Di depan pemimpin media massa di Istana Negara, SBY memberi sinyal akan menjalankan rekomendasi Tim8. Kasus Bibit dan Candra tidak akan berlanjut ke pengadilan.
(sho/nrl)
"Saya silaturahim saja, kangen sama kawan-kawan KPK. Terutama 3 pimpinan yang baru kan saya belum ketemu. Lagi pula kantor saya kan dekat dengan KPK. Saya iseng-iseng telepon, ternyata mereka lagi di kantor," kata Patrialis saat dihubungi detikcom, Senin (23/11/2009).
Sebelumnya beredar kabar bahwa pemerintah akan meminta Bibit dan Chandra mundur dari KPK setelah kasusnya dihentikan. Ini sebagai bentuk win-win solution untuk kisruh KPK vs Polri ini. Hal tersebut dimaksudkan untuk 'memberi muka' kepada Kepolisian dan Kejaksaan.
Diduga untuk keperluan mengkomunikasikan hal inilah Menkum HAM mendatangi KPK Minggu (22/11/2009) kemarin. Sebab Presiden SBY tak bisa memanggil KPK seenaknya seperti dia memanggil Jaksa Agung dan Kapolri yang menjadi bawahannya.
Namun hal ini dibantah oleh Menkum HAM. Menurut Patrialis, tidak mungkin pemerintah meminta Bibit dan Chandra mundur dari KPK. "Nggak ada itu. Kita sangat tidak mungkin menyuruh mereka mundur," tegas Patrialis.
Dalam mengambil sikap terkait kasus Bibit-Chandra ini, SBY melibatkan banyak lembaga negara untuk diminta masukan. Kemarin SBY bertemu dengan para pemimpin lembaga negara, yakni Ketua MK, Ketua MA, Jaksa Agung, dan Kapolri. Selain itu SBY juga bertemu dengan para menteri di bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Di depan pemimpin media massa di Istana Negara, SBY memberi sinyal akan menjalankan rekomendasi Tim8. Kasus Bibit dan Candra tidak akan berlanjut ke pengadilan.
(sho/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

