Tenggelamnya Kapal Dumai Express Ciderai Program 100 Hari SBY
Senin, 23/11/2009 11:23 WIB
Jakarta -
Salah satu program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono adalah mengurangi tingkat kecelakaan dalam bidang transportasi. Peristiwa tenggelamnya Kapal Dumai Express jelas telah mencoreng program 100 hari tersebut.
"Sebagai anggota Komisi V DPR, tenggelamnya Kapal Dumai Express 10 di Tanjung Karimun jelas mencederai program 100 hari pemerintah. Sebab, dalam rangka zero accident menjadi program, kejadian ini menjadi cacatan negatif," kata Ketua FPKB Marwan Jafar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Menurut anggota komisi perhubungan ini, Departemen Perhubungan sebagai regulator harus menertibkan aparatnya di masing-masing pelabuhan. Hal ini untuk menghindari kasus serupa terjadi lagi akibat kesalahan para petugas lapangan yang lalai.
"Para Adpel (administratur pelabuhan) dan syahbandar harus ditertibkan dan diberi sanksi jika ada kelalaian. Terutama dalam rangka pengawasan penumpang yang berlebihan," pintanya.
Ketua DPP PKB ini meminta Dephub dan pemerintah secara umum segera melakukan penanganan korban tenggelamnya kapal Dumai Express. Hal ini sangat penting agar tidak menimbulkan persoalan-persoalan baru yang tidak perlu.
"Penanganan korban harus diprioritaskan. Perusahaan harus memberi santunan bagi yang meninggal dan cedera. Bagi anak-anak korban meninggal harus diberi beasiswa sampai Perguruan Tinggi," pintanya.
Selain hal itu, Marwan meminta perusahaan yang mengangkut penumpang harus diberi sanksi sesuai UU yang berlaku. Alasannya ada indikasi dan fakta kuat bahwa manifest penumpang banyak yang tidak cocok dan melebihi kapasitas penumpang. Hal ini menunjukkan pihak perusahaan tidak mengindahkan ramalan cuaca yang sudah diketahui dan diumumkan.
"Dephub harus segera mengaudit perusahaan tersebut. Kecelakaan kapal beberapa tahun yang lalu sudah sering terjadi, maka Dephub harus mengetatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang akan berlayar. Ini ujian bagi menteri baru untuk menunjukkan kinerjanya dalam rangka zero accident," pungkasnya.
(yid/iy)
"Sebagai anggota Komisi V DPR, tenggelamnya Kapal Dumai Express 10 di Tanjung Karimun jelas mencederai program 100 hari pemerintah. Sebab, dalam rangka zero accident menjadi program, kejadian ini menjadi cacatan negatif," kata Ketua FPKB Marwan Jafar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Menurut anggota komisi perhubungan ini, Departemen Perhubungan sebagai regulator harus menertibkan aparatnya di masing-masing pelabuhan. Hal ini untuk menghindari kasus serupa terjadi lagi akibat kesalahan para petugas lapangan yang lalai.
"Para Adpel (administratur pelabuhan) dan syahbandar harus ditertibkan dan diberi sanksi jika ada kelalaian. Terutama dalam rangka pengawasan penumpang yang berlebihan," pintanya.
Ketua DPP PKB ini meminta Dephub dan pemerintah secara umum segera melakukan penanganan korban tenggelamnya kapal Dumai Express. Hal ini sangat penting agar tidak menimbulkan persoalan-persoalan baru yang tidak perlu.
"Penanganan korban harus diprioritaskan. Perusahaan harus memberi santunan bagi yang meninggal dan cedera. Bagi anak-anak korban meninggal harus diberi beasiswa sampai Perguruan Tinggi," pintanya.
Selain hal itu, Marwan meminta perusahaan yang mengangkut penumpang harus diberi sanksi sesuai UU yang berlaku. Alasannya ada indikasi dan fakta kuat bahwa manifest penumpang banyak yang tidak cocok dan melebihi kapasitas penumpang. Hal ini menunjukkan pihak perusahaan tidak mengindahkan ramalan cuaca yang sudah diketahui dan diumumkan.
"Dephub harus segera mengaudit perusahaan tersebut. Kecelakaan kapal beberapa tahun yang lalu sudah sering terjadi, maka Dephub harus mengetatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang akan berlayar. Ini ujian bagi menteri baru untuk menunjukkan kinerjanya dalam rangka zero accident," pungkasnya.
(yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 14:33 WIB
Cegah Tragedi Cisarua Terulang, Kemenhub Kumpulkan Semua PO hari Senin
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:56 WIB
Gonta-ganti Klien, Djufri Taufik Dinilai Langgar Kode Etik Advokat
-
Sabtu, 11/02/2012 13:37 WIB
Serahkan Dukungan ke KPUD, Faisal-Biem Diarak Ondel-ondel
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

