Polisi Tingkatkan Operasi Senpi Ilegal
Senin, 23/11/2009 15:09 WIB
Jakarta -
Maraknya kejahatan pencurian bersenjata api tidak lepas dari peredaran senjata api secara ilegal. Untuk mengantisipasi kasus tersebut, polisi meningkatan operasi.
"Sekarang sedang Operasi Sikat Jaya mulai tanggal 20 November hingga 19 Desember 2009. Itu salah satunya kejahatan bersenpi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di kantornya, Jl Sudirman, Jaksel, Senin (23/11/2009).
Dalam sehari terakhir, tercatat ada dua perampokan bersenpi. Pada Minggu (22/11), Andi, warga Pulogadung nyaris tertembak pelaku yang hendak mencuri motor di rumahnya.
Senin (23/11) dini hari, seorang wartawan kriminal, Eko Priliawito juga nyaris tertembak pelaku pencurian motor. Satu unit motor Yamaha Vega miliknya pun raib saat itu.
Menurut Boy, peredaran senpi bisa diperoleh dari hasil penyelundupan dari luar negri. "Dari jalur gelap, meminjam dan mencuri. Interaksi masyarakat sangat bebas," jelasnya.
Dijelaskan Boy, senpi yang banyak digunakan para pelaku kejahatan kebanyakan berjenis rakitan. Untuk senpi organik sendiri, jumlahnya lebih sedikit.
Boy juga menjelaskan hasil Operasi Sikat Jaya tanggal 20-22 November, jajaran Polda Metro menangkap 19 tersangka. 5 Tersangka di antaranya pelaku pemerasan, 1 pencopetan, 12 tersangka perjudian dan 3 curas.
Adapun titik berat yang dijadikan sebagai target operasi dilakukan di sejumlah tempat yang dianggap rawan kejahatan termasuk stasiun dan terminal.
(mei/nrl)
"Sekarang sedang Operasi Sikat Jaya mulai tanggal 20 November hingga 19 Desember 2009. Itu salah satunya kejahatan bersenpi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di kantornya, Jl Sudirman, Jaksel, Senin (23/11/2009).
Dalam sehari terakhir, tercatat ada dua perampokan bersenpi. Pada Minggu (22/11), Andi, warga Pulogadung nyaris tertembak pelaku yang hendak mencuri motor di rumahnya.
Senin (23/11) dini hari, seorang wartawan kriminal, Eko Priliawito juga nyaris tertembak pelaku pencurian motor. Satu unit motor Yamaha Vega miliknya pun raib saat itu.
Menurut Boy, peredaran senpi bisa diperoleh dari hasil penyelundupan dari luar negri. "Dari jalur gelap, meminjam dan mencuri. Interaksi masyarakat sangat bebas," jelasnya.
Dijelaskan Boy, senpi yang banyak digunakan para pelaku kejahatan kebanyakan berjenis rakitan. Untuk senpi organik sendiri, jumlahnya lebih sedikit.
Boy juga menjelaskan hasil Operasi Sikat Jaya tanggal 20-22 November, jajaran Polda Metro menangkap 19 tersangka. 5 Tersangka di antaranya pelaku pemerasan, 1 pencopetan, 12 tersangka perjudian dan 3 curas.
Adapun titik berat yang dijadikan sebagai target operasi dilakukan di sejumlah tempat yang dianggap rawan kejahatan termasuk stasiun dan terminal.
(mei/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

