Mahfud: Ada Distrust Masyarakat Mengarah ke Presiden
Senin, 23/11/2009 17:24 WIB
Jakarta -
7 Pimpinan lembaga tinggi negara berkumpul membahas reformasi penegakan hukum di tengah konflik KPK-Polri. Ketujuh pemimpin tersebut menilai ada ketidakpercayaan masyarakat terhadap simbol negara yang mengarah kepada Presiden SBY.
"Sampai saat ini terjadi distrust yang luar biasa antara lembaga penegak hukum . Ketidakpercayaan ini mengarah kepada simbol-simbol negara. Bisa mengarah ke presiden kita karena itu simbol negara kita," kata Ketua MK Mahfud MD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Mahfud mengatakan, pertemuan ini dalam rangka sinergi antara lembaga negara di tengah konfrontasi perselingkuhan suatu lembaga yang bermain dengan lembaga lain.
"Seperti yang selama ini terjadi. Fokus kita adalah reformasi penegakan hukum," jelasnya.
Menurut Mahfud, pihaknya yakin kalau SBY akan mengumumkan sikap yang terbaik untuk bangsa dan negara. Ketujuh pemimpin lembaga tinggi negara ini pun berharap untuk jangka panjang ada langkah-langkah sistematis untuk reformasi penegakan hukum.
"Kita sepakat kita tidak boleh tersandera dengan kejadian sekarang. Sebulan lebih kita tak bisa melakukan tugas penting. Kita harus bersinergi agar tidak menimbulkan masalah di masa yang akan datang," pintanya.
(gus/iy)
"Sampai saat ini terjadi distrust yang luar biasa antara lembaga penegak hukum . Ketidakpercayaan ini mengarah kepada simbol-simbol negara. Bisa mengarah ke presiden kita karena itu simbol negara kita," kata Ketua MK Mahfud MD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Mahfud mengatakan, pertemuan ini dalam rangka sinergi antara lembaga negara di tengah konfrontasi perselingkuhan suatu lembaga yang bermain dengan lembaga lain.
"Seperti yang selama ini terjadi. Fokus kita adalah reformasi penegakan hukum," jelasnya.
Menurut Mahfud, pihaknya yakin kalau SBY akan mengumumkan sikap yang terbaik untuk bangsa dan negara. Ketujuh pemimpin lembaga tinggi negara ini pun berharap untuk jangka panjang ada langkah-langkah sistematis untuk reformasi penegakan hukum.
"Kita sepakat kita tidak boleh tersandera dengan kejadian sekarang. Sebulan lebih kita tak bisa melakukan tugas penting. Kita harus bersinergi agar tidak menimbulkan masalah di masa yang akan datang," pintanya.
(gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 00:56 WIB
Cari Penyebab Kecelakaan, KNKT Terjun Langsung Ke Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Sopir Bus Bernama Lukman Iskandar, Nasibnya Belum Jelas
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Laporan dari Den Haag
Wartawan Rakyat Merdeka Tutup Usia di Belanda
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Jalur ke Arah Puncak dari Jakarta Ditutup untuk Kepentingan Evakuasi
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 23:13 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Maut Bertambah Jadi 14 Orang
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

