Ungkap Aliran Dana Century, Presiden Diminta Keluarkan Perpu Soal PPATK
Senin, 23/11/2009 19:21 WIB
Jakarta -
Anggota Komisi III DPR Nasir Jamil mengusulkan kepada pimpinan DPR untuk mendesak Presiden SBY segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) tentang PPATK. Langkah ini sangat penting agar PPATK memiliki landasan hukum untuk membuka aliran dana Bank Century.
"Audit BPK lebih fokus pada kebijakan pemerintah menggelontorkan dana ke Bank Century. Kondisi saat ini tergolong genting dan memaksa. Jika ada Perppu, PPATK bisa bertindak. Jika tidak ada Perppu, upaya untuk mengusut dugaaan kejahatan perbankan di Bank Bentury akan berhenti di tengah jalan," kata Nasir dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (23/11/2009).
Menurut politisi PKS ini, penerbitan Perpu adalah indikator yang nyata dan serius bahwa Presiden ingin kasus ini menjadi terang benderang. Penerbitan Perpu tentang PPATK juga akan menghemat waktu dan biaya, terutama biaya sosial yang akan berkembang jika kasus ini dibiarkan.
"Pada tahap awal audit, BPK telah membuka misteri dugaan terjadinya tindak pidana perbankan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan ada dugaan kebijakan pemerintah terhadap Bank Century yang beraroma koruptif," paparnya.
Nasir menilai audit investigasi BPK sangat membantu DPR untuk melanjutkan usul penggunaan hak angket dalam skandal Bank Century. "Insya Allah pada Tanggal 1 Desember mendatang paripurna bisa sepakat untuk menerima dan mengesahkan usul angket Century," pungkas politisi asal Aceh ini.
(mpr/iy)
"Audit BPK lebih fokus pada kebijakan pemerintah menggelontorkan dana ke Bank Century. Kondisi saat ini tergolong genting dan memaksa. Jika ada Perppu, PPATK bisa bertindak. Jika tidak ada Perppu, upaya untuk mengusut dugaaan kejahatan perbankan di Bank Bentury akan berhenti di tengah jalan," kata Nasir dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (23/11/2009).
Menurut politisi PKS ini, penerbitan Perpu adalah indikator yang nyata dan serius bahwa Presiden ingin kasus ini menjadi terang benderang. Penerbitan Perpu tentang PPATK juga akan menghemat waktu dan biaya, terutama biaya sosial yang akan berkembang jika kasus ini dibiarkan.
"Pada tahap awal audit, BPK telah membuka misteri dugaan terjadinya tindak pidana perbankan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan ada dugaan kebijakan pemerintah terhadap Bank Century yang beraroma koruptif," paparnya.
Nasir menilai audit investigasi BPK sangat membantu DPR untuk melanjutkan usul penggunaan hak angket dalam skandal Bank Century. "Insya Allah pada Tanggal 1 Desember mendatang paripurna bisa sepakat untuk menerima dan mengesahkan usul angket Century," pungkas politisi asal Aceh ini.
(mpr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

