Kasus Bibit-Chandra
SBY Berikan Bola ke Polri dan Kejagung
Selasa, 24/11/2009 02:55 WIB
Jakarta -
Presiden SBY telah menyampaikan sikapnya terkait kasus yang membelit Bibit-Chandra. SBY sudah memberikan solusi, namun realisasinya dia serahkan kembali ke Polri dan Kejaksaan Agung.
"Bola itu dia berikan kembali ke Kepolisian dan Kejaksaan Agung. Dia minta Kepolisian dan Kejaksaan Agung yang menggolkan bola itu," ujar anggota Komisi III DPR, Nasir Jamil menanggapi pernyataan SBY yang disampaikan di Istana Negara, saat dihubungi detikcom , Senin (23/11/2009) malam.
Nasir menilai wajar sikap SBY yang tidak langsung bertindak atas kasus Bibit-Chandra ini. Sebab menurutnya SBY tidak mau masuk ke hal yang teknis. SBY diliputi kekhawatiran jika dia bertindak langsung hal itu malah akan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
"Kalau dia langsung yang eksekusi, dia khawatir ada persoalan hukum di kemudian hari," imbuh politisi PKS ini.
Secara umum, Nasir melihat apa yang disampaikan SBY tadi malam sangat positif terkait polemik kasus Bibit-Chandra dan Bank Century. Menurutnya, SBY telah memberikan beberapa alternatif yang bisa ditempuh oleh Polri dan Kejagung untuk menyelesaikan kasus Bibit-Chandra. Meskipun tidak secara eksplisit, Nasir melihat SBY meminta kasus ini tidak dilanjutkan ke pengadilan.
"Bahasa Presiden ini harus dipahami Kejaksaan dan Kepolisian. Kalau mereka bisa memahamai saya yakin dan percaya dalam pekan ini ada yang diberikan Kejaksaan," tuturnya.
Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni meminta polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra.
(Rez/mok)
"Bola itu dia berikan kembali ke Kepolisian dan Kejaksaan Agung. Dia minta Kepolisian dan Kejaksaan Agung yang menggolkan bola itu," ujar anggota Komisi III DPR, Nasir Jamil menanggapi pernyataan SBY yang disampaikan di Istana Negara, saat dihubungi detikcom , Senin (23/11/2009) malam.
Nasir menilai wajar sikap SBY yang tidak langsung bertindak atas kasus Bibit-Chandra ini. Sebab menurutnya SBY tidak mau masuk ke hal yang teknis. SBY diliputi kekhawatiran jika dia bertindak langsung hal itu malah akan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
"Kalau dia langsung yang eksekusi, dia khawatir ada persoalan hukum di kemudian hari," imbuh politisi PKS ini.
Secara umum, Nasir melihat apa yang disampaikan SBY tadi malam sangat positif terkait polemik kasus Bibit-Chandra dan Bank Century. Menurutnya, SBY telah memberikan beberapa alternatif yang bisa ditempuh oleh Polri dan Kejagung untuk menyelesaikan kasus Bibit-Chandra. Meskipun tidak secara eksplisit, Nasir melihat SBY meminta kasus ini tidak dilanjutkan ke pengadilan.
"Bahasa Presiden ini harus dipahami Kejaksaan dan Kepolisian. Kalau mereka bisa memahamai saya yakin dan percaya dalam pekan ini ada yang diberikan Kejaksaan," tuturnya.
Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni meminta polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra.
(Rez/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

