Kasus Bank Century
Sikap SBY Serahkan ke Polri dan Kejagung Dipertanyakan
Selasa, 24/11/2009 07:23 WIB
Jakarta -
Selain soal Bibit dan Chandra, Presiden SBY juga bersuara tentang kasus Bank Century. SBY meminta agar Polri dan Kejaksaan Agung mampu menyelesaikan persoalan tersebut.
Sikap SBY yang menyerahkan kasus Century (kini Bank Mutiara) ke dua lembaga penegak hukum tersebut disayangkan. Pasalnya saat ini Polri dan Kejagung sedang habis-habisan dikritik oleh publik.
"Ada ketakutan melibatkan KPK, padahal citra Polri dan Kejagung sudah buruk," kata pengamat politik UI, Bony Hargens saat dihubungi, Selasa (24/11/2009).
Menurut Bony, dua institusi tersebut seharusnya jangan lagi diserahkan kasus kakap seperti Bank Century. Terlebih, Jampidsus Marwan Effendy pernah menyebut Century tidak ada masalah pidana. Padahal BPK saat itu belum selesai merampungkan auditnya.
"Apakah SBY takut jika KPK ikut bisa terbongkar semua?" tanya Bony.
Ada 4 pertanyaan yang SBY rangkum terkait kasus Bank Century. Salah satunya adalah apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang 'bocor' atau tidak sesuai dengan peruntukannya?
SBY juga meminta agar proses hukum bagi pengelola Bank Century dapat dipercepat. Selain itu, uang Rp 6,7 triliun juga dapat dikembalikan ke negara.
"Saya telah menginstruksikan Jaksa Agung dan Kapolri untuk melaksanakan tugas penting ini," tegas SBY saat membacakan pidatonya di Istana Negara.
(mok/Rez)
Sikap SBY yang menyerahkan kasus Century (kini Bank Mutiara) ke dua lembaga penegak hukum tersebut disayangkan. Pasalnya saat ini Polri dan Kejagung sedang habis-habisan dikritik oleh publik.
"Ada ketakutan melibatkan KPK, padahal citra Polri dan Kejagung sudah buruk," kata pengamat politik UI, Bony Hargens saat dihubungi, Selasa (24/11/2009).
Menurut Bony, dua institusi tersebut seharusnya jangan lagi diserahkan kasus kakap seperti Bank Century. Terlebih, Jampidsus Marwan Effendy pernah menyebut Century tidak ada masalah pidana. Padahal BPK saat itu belum selesai merampungkan auditnya.
"Apakah SBY takut jika KPK ikut bisa terbongkar semua?" tanya Bony.
Ada 4 pertanyaan yang SBY rangkum terkait kasus Bank Century. Salah satunya adalah apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang 'bocor' atau tidak sesuai dengan peruntukannya?
SBY juga meminta agar proses hukum bagi pengelola Bank Century dapat dipercepat. Selain itu, uang Rp 6,7 triliun juga dapat dikembalikan ke negara.
"Saya telah menginstruksikan Jaksa Agung dan Kapolri untuk melaksanakan tugas penting ini," tegas SBY saat membacakan pidatonya di Istana Negara.
(mok/Rez)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 08:50 WIB
Pendiri PD Bertemu, Mubarok Sangsi Akan Ada Penggulingan Anas
-
Kamis, 09/02/2012 08:37 WIB
Majelis Hakim Perkara Syarifuddin Diminta Bersikap Objektif
-
Kamis, 09/02/2012 08:22 WIB
Ombudsman Beri Waktu 1 Bulan untuk Selesaikan Kasus GKI Yasmin
-
Kamis, 09/02/2012 08:08 WIB
MPR: Hari Pers Nasional, Kembalikan Independensi Pers!
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 605.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

