Kisruh Bibit-Chandra
SBY Ingin Penghentian Kasus Datang dari Kapolri atau Jaksa Agung
Selasa, 24/11/2009 07:49 WIB
Jakarta -
Presiden SBY telah menyatakan keinginannya menghentikan kasus Bibit-Chandra. Namun dia tidak ingin keputusan menghentikan kasus itu terlontar langsung darinya.
"Dia pilih cara dengan menekan secara implisit ke Kapolri dan Jaksa Agung agar penghentian itu secara legal keluar dari mulut Kapolri atau Jaksa Agung," kata Sosiolog UI Imam Prasodjo kepada detikcom, Selasa (24/11/2009).
Dia menduga sikap ini karena SBY tidak ingin dituduh intervensi ke wilayah di luar kewenangannya yakni proses hukum. Polri dan Kejaksaan akan menghentikan kasus ini sesuai alasan yang diinginkan SBY.
"Itulah cara Presiden berkomunikasi agar dia tidak dituduh melanggar kewenangan tapi pada saat sama ia ingin memberikan indikasi agar kasus ini dihentikan," tambahnya.
Dia memprediksi situasi akan ramai dan menjadi berkepanjangan bila Kapolri atau Jaksa Agung tidak dapat membaca gelagat SBY ini, atau justru bertindak berbeda. Karena itu Kapolri dan Kejagung diminta mengikuti keinginan SBY.
"Penghentian kasus akan mengikuti apa yang diucapkan Presiden yaitu demi kepentingan yang lebih besar, agar bangsa ini tidak terbelah," pungkas dia.
(Rez/mok)
"Dia pilih cara dengan menekan secara implisit ke Kapolri dan Jaksa Agung agar penghentian itu secara legal keluar dari mulut Kapolri atau Jaksa Agung," kata Sosiolog UI Imam Prasodjo kepada detikcom, Selasa (24/11/2009).
Dia menduga sikap ini karena SBY tidak ingin dituduh intervensi ke wilayah di luar kewenangannya yakni proses hukum. Polri dan Kejaksaan akan menghentikan kasus ini sesuai alasan yang diinginkan SBY.
"Itulah cara Presiden berkomunikasi agar dia tidak dituduh melanggar kewenangan tapi pada saat sama ia ingin memberikan indikasi agar kasus ini dihentikan," tambahnya.
Dia memprediksi situasi akan ramai dan menjadi berkepanjangan bila Kapolri atau Jaksa Agung tidak dapat membaca gelagat SBY ini, atau justru bertindak berbeda. Karena itu Kapolri dan Kejagung diminta mengikuti keinginan SBY.
"Penghentian kasus akan mengikuti apa yang diucapkan Presiden yaitu demi kepentingan yang lebih besar, agar bangsa ini tidak terbelah," pungkas dia.
(Rez/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
419 Komentar
-
368 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

