Cheney Tuding Obama Terlalu Lama Ambil Keputusan Soal Afghanistan
Selasa, 24/11/2009 10:59 WIB
AFP
Washington -
Sudah dua bulan ini Obama terus menelaah strategi perang di Afghanistan. Obama harus segera memutuskan apakah akan mengirimkan tambahan 40 ribu pasukan ke Afghanistan.
Mantan wakil presiden (wapres) AS Dick Cheney mencetuskan, Obama terlalu lama memutuskan soal Afghanistan. Menurut Cheney, semakin lama semakin banyak keraguan yang muncul di kalangan pasukan.
"Setiap hari yang berlalu meningkatkan keraguan dalam pikiran teman-teman kita di wilayah itu tentang apa yang akan Anda lakukan, meningkatkan keraguan dalam pikiran pasukan," cetus Cheney seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (24/11/2009).
Namun juru bicara kepresidenan Robert Gibbs membela sikap Obama. "Ini keputusan yang rumit," tegas Gibbs. "Saya pikir rakyat Amerika ingin presiden memanfaatkan waktu untuk memutuskan yang benar, daripada membuat keputusan yang tergesa-gesa," imbuhnya.
Sikap publik AS terbagi dua soal penambahan pasukan ke Afghanistan. Begitu pula dengan para Republikan dan Demokrat di Kongres AS. Republikan bersikeras bahwa pasukan tambahan diperlukan untuk mencegah kebangkitan Taliban. Sedangkan para anggota Kongres dari Partai Demokrat ingin agar AS segera menghentikan perang di Afghanistan.
Saat ini ada sekitar 110.000 pasukan asing, termasuk 68.000 pasukan AS di Afghanistan. Mereka terus memerangi kelompok perlawanan Taliban yang semakin sering melancarkan serangan.
(ita/iy)
Mantan wakil presiden (wapres) AS Dick Cheney mencetuskan, Obama terlalu lama memutuskan soal Afghanistan. Menurut Cheney, semakin lama semakin banyak keraguan yang muncul di kalangan pasukan.
"Setiap hari yang berlalu meningkatkan keraguan dalam pikiran teman-teman kita di wilayah itu tentang apa yang akan Anda lakukan, meningkatkan keraguan dalam pikiran pasukan," cetus Cheney seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (24/11/2009).
Namun juru bicara kepresidenan Robert Gibbs membela sikap Obama. "Ini keputusan yang rumit," tegas Gibbs. "Saya pikir rakyat Amerika ingin presiden memanfaatkan waktu untuk memutuskan yang benar, daripada membuat keputusan yang tergesa-gesa," imbuhnya.
Sikap publik AS terbagi dua soal penambahan pasukan ke Afghanistan. Begitu pula dengan para Republikan dan Demokrat di Kongres AS. Republikan bersikeras bahwa pasukan tambahan diperlukan untuk mencegah kebangkitan Taliban. Sedangkan para anggota Kongres dari Partai Demokrat ingin agar AS segera menghentikan perang di Afghanistan.
Saat ini ada sekitar 110.000 pasukan asing, termasuk 68.000 pasukan AS di Afghanistan. Mereka terus memerangi kelompok perlawanan Taliban yang semakin sering melancarkan serangan.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 00:56 WIB
Cari Penyebab Kecelakaan, KNKT Terjun Langsung Ke Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Sopir Bus Bernama Lukman Iskandar, Nasibnya Belum Jelas
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Laporan dari Den Haag
Wartawan Rakyat Merdeka Tutup Usia di Belanda
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Jalur ke Arah Puncak dari Jakarta Ditutup untuk Kepentingan Evakuasi
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 23:13 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Maut Bertambah Jadi 14 Orang
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

