Ribuan Umat Hindu Siap Ikuti Upacara Penyembelihan 300 Ribu Hewan
Selasa, 24/11/2009 12:10 WIB
AFP
Kathmandu -
Ribuan umat Hindu telah mendatangi sebuah desa di Nepal untuk mengikuti upacara pengorbanan ratusan ribu hewan. Lebih dari 300.000 hewan akan disembelih dalam upacara yang mengundang kecaman dan protes keras dari para aktivis penyayang hewan, termasuk aktris Prancis Briggitte Bardot.
Para pendeta Hindu tengah bersiap-siap untuk upacara tersebut. Dalam seremoni tersebut, lebih dari 15 ribu kerbau dan 300 ribu burung, kambing dan domba akan disembelih. Upacara ini akan dimulai pada Selasa, 24 November ini.
Setiap lima tahun, Desa Bariyapur, dekat perbatasan selatan Nepal dengan India, mengadakan ritual agama ini. Upacara ini didedikasikan untuk Gadhimai, dewi kekuatan dalam agama Hindu di Nepal.
"Ribuan orang dari Nepal dan India sudah mulai berdatangan dan persiapan untuk festival ini berjalan cepat," tutur Mangal Chaudhary Tharu, pendeta utama di di Kuil Gadhimai.
"Rakyat punya keyakinan mendalam pada dewi dan mereka percaya bahwa mengorbankan hewan akan memberikan keberuntungan dan kemakmuran bagi keluarga mereka," imbuh Tharu, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/11/2009).
Meski banyak dikecam, pemerintah Nepal menolak untuk memerintahkan penghentian upacara tersebut. Alasannya, ritual tersebut merupakan tradisi keagamaan yang telah berlangsung berabad-abad. Aparat polisi bersenjata telah dikerahkan untuk menjaga keamanan upacara.
(ita/iy)
Para pendeta Hindu tengah bersiap-siap untuk upacara tersebut. Dalam seremoni tersebut, lebih dari 15 ribu kerbau dan 300 ribu burung, kambing dan domba akan disembelih. Upacara ini akan dimulai pada Selasa, 24 November ini.
Setiap lima tahun, Desa Bariyapur, dekat perbatasan selatan Nepal dengan India, mengadakan ritual agama ini. Upacara ini didedikasikan untuk Gadhimai, dewi kekuatan dalam agama Hindu di Nepal.
"Ribuan orang dari Nepal dan India sudah mulai berdatangan dan persiapan untuk festival ini berjalan cepat," tutur Mangal Chaudhary Tharu, pendeta utama di di Kuil Gadhimai.
"Rakyat punya keyakinan mendalam pada dewi dan mereka percaya bahwa mengorbankan hewan akan memberikan keberuntungan dan kemakmuran bagi keluarga mereka," imbuh Tharu, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/11/2009).
Meski banyak dikecam, pemerintah Nepal menolak untuk memerintahkan penghentian upacara tersebut. Alasannya, ritual tersebut merupakan tradisi keagamaan yang telah berlangsung berabad-abad. Aparat polisi bersenjata telah dikerahkan untuk menjaga keamanan upacara.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 20:53 WIB
KPK Sita 4 Kardus dan 2 Tas Berisi Dokumen dari Ruang Banggar DPR
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

