Sidang Antasari
Chandra Akan Bersaksi Soal Penyadapan atas Permintaan Antasari
Selasa, 24/11/2009 12:18 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta -
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Chandra M Hamzah dijadwalkan menjadi saksi di sidang terdakwa pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, Antasari Azhar. Chandra sedianya akan dimintai keterangan soal penyadapan atas perintah Antasari.
"Chandra begini, beliau yang buat surat perintah penyelidikan nomor-nomor HP yang diindikasikan meneror (Antasari)," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cirus Sinaga sebelum sidang kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Panggilan terhadap Chandra itu, imbuh Cirus, belum berhasil disampaikan. Menurut Cirus, Antasari pernah bercerita kepada Chandra bahwa istrinya, Ida Laksmiwati, dihampiri seorang pengendara motor. Biker misterius itu kemudian melontarkan kata-kata, "Bilang kepada suamimu, jangan coba-coba memberantas korupsi".
Selain itu, lanjut Cirus, Antasari juga mengatakan Ida pernah mendapat teror dari seorang laki-laki dan perempuan melalui telepon. Peristiwa itu terjadi pada saat keduanya sedang berlibur di Pulau Bali.
"Nah, titik fokus menghampiri Ibu Ida itu dianggap termasuk menghalang-halangi atau merintangi upaya pemberantasan korupsi," kata Cirus.
Menurut dia, hasil penyelidikan Chandra selanjutnya diserahkan kepada Antasari Azhar berupa nomor-nomor HP milik Nasrudin dan Rhani Juliani. Laporan tersebut diserahkan antara lain dalam bentuk DVD.
"Saya pikir isi (kesaksian Chandra) tidak terlalu urgen. Ini untuk pembuktian saja dia menyerahkan nomor HP Nasrudin dan Rhani bahwa telah disadap," pungkasnya.
(irw/nwk)
"Chandra begini, beliau yang buat surat perintah penyelidikan nomor-nomor HP yang diindikasikan meneror (Antasari)," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cirus Sinaga sebelum sidang kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Panggilan terhadap Chandra itu, imbuh Cirus, belum berhasil disampaikan. Menurut Cirus, Antasari pernah bercerita kepada Chandra bahwa istrinya, Ida Laksmiwati, dihampiri seorang pengendara motor. Biker misterius itu kemudian melontarkan kata-kata, "Bilang kepada suamimu, jangan coba-coba memberantas korupsi".
Selain itu, lanjut Cirus, Antasari juga mengatakan Ida pernah mendapat teror dari seorang laki-laki dan perempuan melalui telepon. Peristiwa itu terjadi pada saat keduanya sedang berlibur di Pulau Bali.
"Nah, titik fokus menghampiri Ibu Ida itu dianggap termasuk menghalang-halangi atau merintangi upaya pemberantasan korupsi," kata Cirus.
Menurut dia, hasil penyelidikan Chandra selanjutnya diserahkan kepada Antasari Azhar berupa nomor-nomor HP milik Nasrudin dan Rhani Juliani. Laporan tersebut diserahkan antara lain dalam bentuk DVD.
"Saya pikir isi (kesaksian Chandra) tidak terlalu urgen. Ini untuk pembuktian saja dia menyerahkan nomor HP Nasrudin dan Rhani bahwa telah disadap," pungkasnya.
(irw/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 05:05 WIB
Kepala Terminal Garut: Bus Karunia Bakti Laik Jalan
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

