Kasus Century Jangan Dibawa ke Arah Politik
Selasa, 24/11/2009 16:59 WIB
Jakarta -
Merebaknya kasus Bank Century diharapkan tidak dijadikan amunisi untuk mengarahkan kasus ini ke ranah politik. Kasus Century diminta tetap berada di koridor hukum agar maksud pengungkapan kasus ini sesuai dengan yang diharapkan.
"Kasus Century ini jangan sekadar untuk transaksional politik. Kami mendesak di parlemen jangan memperdagangankan kasus ini secara politik," ujar Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro, saat jumpa pers di Cafe Warung Daun, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2009).
Menurut Ismed, kasus Bank Century harus tetap ditangani oleh KPK, karena publik sudah apatis dengan kejaksaan dan kepolisian yang citranya semakin buruk. Untuk lebih mudah melakukan pengusutan, presiden harus mengeluarkan Perpu agar PPATK bisa mnyerahkan secara gamblang transaksi aliran dana bank tersebut.
"Untuk lebih maksimal menangani kasus ini pihak terkait, seperti Boedinono dan Sri Mulyani untuk mundur," tandasnya.
Terkait dengan sikap Presiden SBY dalam pidatonya tadi malam dalam menanggapi rekomendasi Tim 8 yang sangat tidak tegas, Ismed sangat menyayangkan hal tersebut karena bisa berdampak buruk bagi pelaku pasar.
"Kasus ini sepertinya masih akan terus diproses di pengadilan. Ini sangat disayangkan bagi kami pelaku pasar," tambahnya.
(her/iy)
"Kasus Century ini jangan sekadar untuk transaksional politik. Kami mendesak di parlemen jangan memperdagangankan kasus ini secara politik," ujar Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro, saat jumpa pers di Cafe Warung Daun, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2009).
Menurut Ismed, kasus Bank Century harus tetap ditangani oleh KPK, karena publik sudah apatis dengan kejaksaan dan kepolisian yang citranya semakin buruk. Untuk lebih mudah melakukan pengusutan, presiden harus mengeluarkan Perpu agar PPATK bisa mnyerahkan secara gamblang transaksi aliran dana bank tersebut.
"Untuk lebih maksimal menangani kasus ini pihak terkait, seperti Boedinono dan Sri Mulyani untuk mundur," tandasnya.
Terkait dengan sikap Presiden SBY dalam pidatonya tadi malam dalam menanggapi rekomendasi Tim 8 yang sangat tidak tegas, Ismed sangat menyayangkan hal tersebut karena bisa berdampak buruk bagi pelaku pasar.
"Kasus ini sepertinya masih akan terus diproses di pengadilan. Ini sangat disayangkan bagi kami pelaku pasar," tambahnya.
(her/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
419 Komentar
-
368 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

