'Pulang Kampung', Chandra Kritik Sistem Kepolisian & Kejaksaan
Selasa, 24/11/2009 18:00 WIB
Chandra M hamzah (dok detikcom)
Jakarta -
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Chandra M Hamzah 'pulang kampung' ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) untuk suatu acara stadium general. Dia didaulat bercerita tentang KPK dan serba-serbi pemberantasan korupsi.
"Kayak kembali ke kampung halaman. Dulu aktif di Lembaga Kajian Keilmuan (LK2). Sekretariatnya di pojok, dekat pos satpam," kisahnya di hadapan sekitar 100 mahasiswa di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (24/11/2009).
Menurutnya, tidak semua jaksa mengerti bagaimana berperkara korupsi. Karena menyangkut masalah uang, masalah aliran uang atau masalah perusahaan. Oleh karena itu, perlu spesialisasi. Tak hanya jaksa, tapi juga polisi.
"Kan mereka juga menangani pembunuhan, maling dan sebagainya. Bukannya itu tidak penting, tapi kan korupsi perlu spesialisasi karena terkait aliran uang," kata Chandra yang mengenakan kemeja lengan panjang putih.
Menurutnya, polisi perlu juga pengkhususan atau spesialisasi jika ingin menangani korupsi. Dia mencontohkan jika polisi lalu lintas dipindahkan ke reserse maka hasilnya akan berbeda. Meski secara struktural, ada unitnya, tapi itu merupakan organisasi.
"Orangnya bisa berubah-ubah. Makanya perlu pengkhususuan. Nah, korupsi, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan saling terkait. Di Kepolisan, kan tidak seperti itu, makanya sering bolak-balik. Berkas kembali. Tapi kalau kami (KPK) kan satu gedung," tambahnya.
Oleh karena itu, hal tersebut perlu diperbaiki, baik di Kejaksaan dan Kepolisian. Menurutnya, penyidik tak perlu mencari hal-hal yang di luar kepentingan untuk pengadilan. Begitu pun dengan jaksa.
"Jangan jadikan pengadilan tempat sampah. Hakim kan hanyalah muara keadilan. Sedangkan keadilan itu sendiri dari proses penyidikan hingga ke pengadilan," pungkasnya.
(asp/nwk)
"Kayak kembali ke kampung halaman. Dulu aktif di Lembaga Kajian Keilmuan (LK2). Sekretariatnya di pojok, dekat pos satpam," kisahnya di hadapan sekitar 100 mahasiswa di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (24/11/2009).
Menurutnya, tidak semua jaksa mengerti bagaimana berperkara korupsi. Karena menyangkut masalah uang, masalah aliran uang atau masalah perusahaan. Oleh karena itu, perlu spesialisasi. Tak hanya jaksa, tapi juga polisi.
"Kan mereka juga menangani pembunuhan, maling dan sebagainya. Bukannya itu tidak penting, tapi kan korupsi perlu spesialisasi karena terkait aliran uang," kata Chandra yang mengenakan kemeja lengan panjang putih.
Menurutnya, polisi perlu juga pengkhususan atau spesialisasi jika ingin menangani korupsi. Dia mencontohkan jika polisi lalu lintas dipindahkan ke reserse maka hasilnya akan berbeda. Meski secara struktural, ada unitnya, tapi itu merupakan organisasi.
"Orangnya bisa berubah-ubah. Makanya perlu pengkhususuan. Nah, korupsi, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan saling terkait. Di Kepolisan, kan tidak seperti itu, makanya sering bolak-balik. Berkas kembali. Tapi kalau kami (KPK) kan satu gedung," tambahnya.
Oleh karena itu, hal tersebut perlu diperbaiki, baik di Kejaksaan dan Kepolisian. Menurutnya, penyidik tak perlu mencari hal-hal yang di luar kepentingan untuk pengadilan. Begitu pun dengan jaksa.
"Jangan jadikan pengadilan tempat sampah. Hakim kan hanyalah muara keadilan. Sedangkan keadilan itu sendiri dari proses penyidikan hingga ke pengadilan," pungkasnya.
(asp/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Kamis, 09/02/2012 23:59 WIB
6 Imigran Gelap Asal Afghanistan Ditangkap di Perarian Sumut
-
Kamis, 09/02/2012 23:36 WIB
Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Waspadai Letusan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

